......Penguatan Polisi Kehutanan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendukung perlindungan hutan, konservasi keanekaragaman hayati, serta penguatan agenda iklim nasional......
Jakarta (ANTARA) - Utusan Khusus Presiden RI Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo menilai pengamanan kawasan hutan melalui penambahan personel Polisi Kehutanan (Polhut) dapat mendukung berbagai program kehutanan berkelanjutan.
“Penguatan Polisi Kehutanan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendukung perlindungan hutan, konservasi keanekaragaman hayati, serta penguatan agenda iklim nasional,” kata Hashim dalam keterangan bersama dengan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI di Jakarta, Selasa.
“Penambahan personel diharapkan mampu meningkatkan pengawasan kawasan hutan sekaligus mendukung berbagai program kehutanan berkelanjutan yang tengah dijalankan pemerintah,” ujarnya menambahkan.
Ia pun mengapresiasi langkah Kemenhut di bawah kepemimpinan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam memperkuat pengamanan kawasan hutan melalui penambahan personel Polhut.
Menurut Hashim, kebijakan penambahan jumlah Polhut merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto menjaga hutan Indonesia sebagai aset strategis nasional.
Baca juga: Hashim: Perdagangan karbon kehutanan dukung target penurunan emisi RI
Baca juga: Pemerintah siapkan 1,4 juta hektare lahan karbon untuk masyarakat adat
Ia mengatakan pemerintah telah menetapkan target besar untuk memperkuat kapasitas Polisi Kehutanan dari sekitar 5.000 personel menjadi 70.000 personel secara bertahap.
“Pak Prabowo sudah putuskan untuk menjaga hutan-hutan yang begitu berharga. Polisi khusus kehutanan, yang di luar negeri namanya forest ranger itu, akan bertambah dari 5.000 petugas menjadi 70.000 petugas untuk menjaga,” kata Hashim.
Ia menyebut Menhut Raja Juli Antoni sudah mulai menjalankan kebijakan tersebut melalui rekrutmen Polisi Kehutanan secara bertahap.
Menurut Hashim, langkah cepat Kemenhut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat perlindungan kawasan hutan.
“Kalau tidak salah, Pak Menteri Kehutanan sudah putuskan tahun ini 23 ribu ya, akan direkrut dalam tiga tahun,” ujarnya.
Hashim mengungkapkan program penguatan Polhut Indonesia juga mendapat perhatian positif dari komunitas internasional, termasuk The Royal Foundation yang dipimpin Pangeran William.
Menurut dia, lembaga tersebut menaruh perhatian besar terhadap keberadaan dan peran para Polhut dalam menjaga kelestarian hutan di berbagai negara.
“Ini dipuji oleh The Royal Foundation yang di bawah pimpinan Prince William of Wales. Ini diperhatikan karena bagi dia, nasib petugas forest ranger sangat penting di seluruh dunia. Waktu mereka dengar ada program 70.000 petugas, mereka betul-betul bangga,” kata Hashim.
Baca juga: Hashim minta Kemensos atensi potensi penyimpangan program prioritas
Baca juga: Indonesia prioritaskan ekologi-kesejahteraan dalam skema pembiayaan TN
Pewarta: Arnidhya Nur ZhafiraUploader : Ariyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.