Sungai Penuh, Jambi (ANTARA) - Masyarakat adat dan Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, Jambi sepakat menyatukan kelembagaan adat untuk memperkokoh identitas kebudayaan, sekaligus mempererat persaudaraan di dua wilayah tersebut.
"Penyatuan Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai adat, serta memperkokoh identitas budaya masyarakat," kata Wali Kota Sungai Penuh Alfim Bakar melalui keterangan di Kota Jambi, Rabu.
Menurut Alfin, komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan silaturahmi antara pimpinan dan lembaga adat ke dua wilayah, dilandasi atas kesamaan identitas.
Atas dasar itu, pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap upaya penyatuan lembaga adat sebagai langkah mempererat persaudaraan sekaligus menjaga kelestarian budaya.
Ia menambahkan, keberadaan satu wadah adat akan memudahkan koordinasi dalam pelestarian tradisi, pembinaan generasi muda, penyelesaian persoalan adat, hingga pengembangan Rumah Adat Empat Jenis yang ada di Kerinci dan Sungai Penuh sebagai pusat kegiatan adat dan budaya.
Bupati Kerinci Monadi menambahkan, bahwa pihaknya mendukung terhadap penguatan kelembagaan adat.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat menjadi modal penting dalam menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
"Kita mendukung (penyatuan lembaga adat), ini penting dalam menjaga warisan," ungkap Monadi.
Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga diisi dengan dialog terbuka antara pemerintah daerah dan para tokoh adat.
Berbagai masukan dan gagasan mengemuka sebagai bagian dari upaya membangun Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci yang kuat, bersatu, dan mampu menjadi payung bersama bagi masyarakat adat di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Pewarta: Agus SuprayitnoEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.