Kota Jambi (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui Program Rumah Jahit Baznas (RJB) sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat secara produktif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Baznas Kota Jambi Padli di Jambi, Rabu, mengatakan Program Rumah Jahit merupakan langkah strategis untuk membekali mustahik dengan keterampilan menjahit dan pendampingan kewirausahaan sehingga mampu menciptakan sumber penghasilan yang berkelanjutan.

Program RJB bertujuan memberikan dampak jangka panjang yang nyata bagi perekonomian mustahik.

"Rumah Jahit Baznas hadir untuk menumbuhkan kemandirian, meningkatkan keterampilan dan membangun masa depan yang lebih baik bagi para mustahik," katanya.

Pihaknya melalui dana zakat tidak hanya memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan menjahit dan pendampingan usaha agar mampu membuka peluang usaha maupun menciptakan lapangan kerja.

Program tersebut mengusung tema "Dari Zakat Kita Berdaya, Dari Keterampilan Kita Sejahtera" dengan empat kegiatan utama, yakni pelatihan menjahit, pendampingan keterampilan dan kewirausahaan, produksi pakaian berkualitas, serta pengembangan peluang usaha dan lapangan kerja bagi para peserta.

Menurut dia, pelatihan diberikan mulai dari tingkat dasar hingga mahir agar peserta memiliki kemampuan yang memadai untuk menghasilkan produk garmen yang memiliki nilai jual.

Sejumlah mustahik binaan Rumah Jahit Baznas kini telah memproduksi berbagai jenis pakaian, seperti seragam sekolah, baju koko, dan berbagai produk garmen yang siap dipasarkan.

Padli mengatakan pengelolaan zakat secara produktif diharapkan mampu meningkatkan pendapatan mustahik sekaligus mengubah penerima zakat menjadi masyarakat yang mandiri secara ekonomi.

Baznas Kota Jambi berkomitmen mengelola zakat, infak dan sedekah secara amanah, transparan dan profesional.

"Kami juga mengajak masyarakat menyalurkan zakat melalui Baznas agar manfaatnya semakin luas dalam mendukung pemberdayaan ekonomi dan pengentasan kemiskinan," kata dia.

 



Pewarta: Agus Suprayitno/Melli Andani
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026