Kota Jambi (ANTARA) - Setiap Jumat pagi, suasana di Bank Sampah Dayungha Bibiah, kawasan Danau Sipin, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, terasa, berbeda dari hari biasanya. 

lbu-ibu nasabah PNM Mekaar berdatangan membawa kantong-kantong berisi sampah plastk yang mereka kumpulkan dari lingkungan sekitar sepanjang minggu. Sampah ditimbang, hasilnya dicatat dan sebagian langsung mereka gunakan untuk membayar angsuran pembiayaan PNM. 

Inilah program tabungan sampah yang kini dijalankan PNM Cabang Jambi bersama Bank Sampah Dayungha Bibiah dan Pemerintah Kota Jambi, menjadikan Unit Telanaipura 2 sebagai lokasi percontohan pertama dari model pembayaran angsuran yang sekaligus menjaga kebersihan Danau Sipin.

Ketua Bank Sampah Dayungha Bibiah, Leni Haini, menyebut program ini disambut antusias oleh warga. 

"Ini terobosan baru, nasabah menjual sampah, hasilnya bisa digunakan untuk membayar angsuran kredit, ujar Leni. 

Di kawasan ini, tercatat 350 kepala keluarga aktif mengumpulkan dan menjual sampah setiap minggunya, 85 di antaranya adalah nasabah PNM Mekaar. 

Sampah yang dikumpulkan di dominasi plastik bernilai ekonomi tingi, dan hasilnya bisa langsung dicairkan atau ditabung untuk menutup angsuran berikutnya membuat beban mingguan nasabah terasa lebih ringan tanpa harus mengorbankan kebutuhan lain.

Pimpinan PNM Cabang Jambi, Erwin Safriadi, menjelaskan bahwa program ini lahir dari keinginan PNM untuk hadir lebih dari sekadar lembaga pembiayaan.

 "Kita akan minta dukungan pemerintah setempat, tidak menutup kemungkinan akan menyasar seluruh wilayah di Jambi. Itu sangat potensi, apalagi total nasabah kita telah menyentuh 275 ribu orang' ujar Erwin.

Program tabungan sampah di Unit Telanaipura 2 baru langkah pertama. PNM Cabang Jambi membuka kemungkinan untuk memperluas model ini ke seluruh unit yang ada di Kota Jambi, bahkan ke seluruh 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi. 

Yang membuat program ini istimewa bukan hanya soal bayar angsuran yang jadi lebih mudah api juga bagaimana ibu-ibu Mekaar yang selama ini fokus pada usaha kecil mereka, kini ikut merawat Danau Sipin dan lingkungan sekitarnya. Dua manfaat sekaligus dompet lebih ringan, lingkungan lebih bersih.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026