Sarolangun (ANTARA) - Bupati Sarolangun H. Hurmin meminta seluruh peserta kontingen Jambore Nasional (Jamnas) asal daerah itu agar memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan karakter dan kemampuan di tingkat nasional.

“Peserta jangan memandang Jamnas sekadar sebagai agenda perkemahan atau kegiatan kepramukaan biasa. Keikutsertaan di tingkat nasional merupakan kesempatan bagi generasi muda Sarolangun untuk menunjukkan karakter, kemampuan, sekaligus memperkenalkan daerah kepada peserta dari berbagai penjuru Indonesia,” kata Bupati Hurmin saat memberi arahan pada pelepasan Kontingen Jamnas Sarolangun, Senin.  

Kontingen Sarolangun akan mengikuti seluruh rangkaian Jamnas XII yang berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan tingkat nasional ini mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.” 

Acara pelepasan kontingen turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Wakapolres Sarolangun Kompol Sumarno Berutu, Danramil 420-03 Pauh Kapten Inf. Husnan Efendi, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sarolangun Muhammad Fadlan Arafiqi, jajaran kepala OPD, para camat, lurah, pengurus Kwarcab, serta seluruh peserta kontingen.

“Adik-adik berangkat bukan sekadar mengikuti kegiatan kepramukaan. Kalian membawa identitas, kehormatan, dan nama baik Kabupaten Sarolangun,” tegas Hurmin.  

Oleh karena itu, ia berpesan agar seluruh peserta menjaga sikap selama mengikuti kegiatan. Karakter disiplin, percaya diri, santun, kreatif, mandiri, dan mampu bekerja sama harus ditunjukkan selama berada di Buperta Cibubur.  

Hurmin juga mendorong para peserta memanfaatkan Jamnas sebagai ruang untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring persahabatan dengan anggota Pramuka dari daerah lain.  

“Bangun persahabatan sebanyak-banyaknya, belajar dari pengalaman peserta lain, dan kenalkan Kabupaten Sarolangun, Jambi dengan penuh kebanggaan,” katanya.  

Tidak hanya memperkenalkan diri, para peserta juga diminta membawa cerita tentang Sarolangun, mulai dari kehidupan masyarakat, budaya, hingga potensi unggulan daerah.

Hurmin bahkan mendorong agar produk lokal Sarolangun turut diperkenalkan dalam momentum tersebut.  

“Ceritakan tentang daerah kita, masyarakat kita, budaya kita, serta berbagai potensi yang kita miliki. Kalau bisa, bawa produk unggulan daerah seperti kopi untuk memperkenalkan produk daerah kita,” ujarnya.  

Selain membawa misi memperkenalkan daerah, Bupati Hurmin mengingatkan peserta untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Ia meminta peserta menjaga kekompakan, mengikuti arahan pembina, menghormati peserta dari daerah lain, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik Kabupaten Sarolangun.  

“Jaga kesehatan, kekompakan, dan patuhi arahan pembina. Hormati peserta dari daerah lain serta hindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan nama baik daerah,” pesan Hurmin.  

Pada kesempatan tersebut, Bupati Hurmin menyampaikan apresiasi kepada para pembina yang telah mempersiapkan kontingen, serta para orang tua yang memberikan dukungan kepada anak-anak mereka. Dukungan keluarga, menurutnya, menjadi bagian penting dalam membangun keberanian dan kemandirian generasi muda.  

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Sarolangun Muhammad Fadlan Arafiqi, menjelaskan bahwa kontingen yang diberangkatkan terdiri atas 30 peserta perwakilan dari sejumlah kecamatan dan tujuh orang pembina. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik sekaligus memperoleh pengalaman berharga di tingkat nasional.

“Mohon doakan kami, supaya anak-anak kami bisa mengikuti kegiatan Jambore Nasional ini dengan baik,” ujar Fadlan.

Keberangkatan kali ini juga memiliki makna tersendiri bagi Fadlan. Masa kepengurusannya di Kwarcab Sarolangun akan segera berakhir, sehingga Jamnas XII menjadi salah satu momen terakhir baginya mendampingi generasi muda Sarolangun dalam ajang kepramukaan tingkat nasional.

 



Pewarta: Rls-Bambang
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026