Kota Jambi (ANTARA) - PT Pegadaian (Persero) mencatat pertumbuhan signifikan pada produk Tabungan Emas yang mencapai sekitar 168 persen seiring peningkatan minat masyarakat terhadap produk investasi emas yang ditawarkan perusahaan.

"Capaian ini menjadi salah satu perkembangan positif dalam kinerja bisnis Pegadaian," kata Kepala Bagian Humas dan Protokoler Kanwil III Palembang PT Pegadaian (Persero) Atta Hamid dalam kegiatan Media Gathering PT Pegadaian di Jambi, Jumat.

Tabungan Emas Kanwil III Palembang PT Pegadaian (Persero) menunjukkan pertumbuhan paling signifikan dengan realisasi sekitar 168 persen.

Pihaknya terus memantau perkembangan sejumlah produk, termasuk pertumbuhan jumlah nasabah aktif sebagai salah satu indikator penting kinerja bisnis.

Menurut dia, jumlah nasabah aktif Pegadaian saat ini telah mencapai sekitar 93 persen dari target yang ditetapkan perusahaan.

Sementara produk gadai emas mencatat capaian sekitar 65 persen dan produk gadai nonemas mengalami penurunan sekitar 17,80 persen.

"Kita untuk gadai emas memang baru tercapai 65 persen dan gadai nonemas ini minus 17,80 persen, nanti dicari penyebabnya," kata dia.

Atta mengatakan pertumbuhan bisnis Pegadaian juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk media massa. 

Menurut dia, pemberitaan positif mengenai produk dan kegiatan perusahaan dapat membantu meningkatkan pengetahuan serta kepercayaan masyarakat.

"Bisnis tumbuh, pasti ada selaras dengan pemberitaan yang positif karena salah satu peran media inilah yang menjadi parameter untuk meningkatkan pertumbuhan, khususnya emas," katanya.

Pegadaian terus memperkuat komunikasi dengan media untuk memperluas informasi mengenai produk dan layanan perusahaan kepada masyarakat.

Berbagai produk pembiayaan yang dapat dimanfaatkan masyarakat, kata dia, termasuk pembiayaan untuk pelaku usaha mikro dan kecil.

Pihaknya terbuka terhadap kolaborasi dengan media, termasuk dalam mengangkat kegiatan pelatihan, pemberdayaan UMKM, kegiatan sosial maupun berbagai program yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.



Pewarta: Melli Andani
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026