Jambi (ANTARA) - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, Senin (17/8) berlangsung berbeda dari sebelumnya, dimana upacara detik Proklamasi digelar di atas kapal yang mengarungi perairan Alur Sungai Pengabuan, Kota Kuala Tungkal dan mengibarkan Merah Putih di atas formasi 51 kapal.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Jambi, Dafit Kasianto, di Jambi Senin mengatakan sedikitnya ada 51 kapal turut ambil bagian dalam upacara tersebut dan diantaranya kapal milik Bea Cukai Jambi.

Ke-51 kapal yang mengibarkan bendara Merah Putih itu terdiri dari 11 kapal milik instansi, termasuk BC 1005 dan BC 0303 milik Bea Cukai Jambi serta BC 5002 dari PSO Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, ditambah sekitar 40 kapal nelayan.

"Seluruh kapal membentangkan bendera Merah Putih dengan formasi 51 kapal," ujar Dafit dalam keterangan resminya.

Upacara dipusatkan di atas Kapal Bea Cukai 5002 dan dihadiri Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag selaku Inspektur Upacara, Wakil Bupati Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E., Kepala KPPBC TMP B Jambi Dafit Kasianto, Kapolres Tanjab Barat AKBP Maulia Kuswicaksono, Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Zulhiardi, Kajari, serta unsur Forkopimda dan kepala OPD lainnya.

Upacara dimulai pukul 10.17 WIB. AKP Hermanto, S.H. bertindak sebagai Perwira Upacara dan IPDA Peri Sutikno, S.H. dari Satreskrim Polres Tanjab Barat dipercaya sebagai Komandan Upacara. Rangkaian upacara berlangsung khidmat dan puncaknya ditandai dengan bunyi sirine kapal secara serentak selama satu menit, dilanjutkan dengan pelarungan dan tabur bunga ke perairan Sungai Pengabuan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan.

"Usai upacara, seluruh kapal melakukan parade dengan membentuk formasi menyerupai lembing. Kapal-kapal nelayan berada di posisi tengah dan dikelilingi kapal instansi."Formasi ini merupakan simbol bahwa negara hadir untuk melindungi masyarakat," kata Dafit.

Dia menambahkan upacara di atas air ini bukan sekadar seremoni namun hal ini merupakan bentuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat persatuan masyarakat. Jadikan momentum ini untuk terus memperkuat sinergi antar instansi demi melindungi masyarakat dan mengamankan negara.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian bantuan sosial kepada masyarakat nelayan yang menggantungkan hidup dari Sungai Pengabuan. Berkibar nya Sang Merah Putih di atas puluhan kapal menjadi penanda bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya hidup di daratan, tetapi juga di wilayah perairan yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Tanjab Barat.




 

Pewarta: Nanang Mairiadi
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026