Kota Jambi (ANTARA) - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau bersama Universitas Baiturrahim Jambi memperkuat kesiapan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) menghadapi kebutuhan pasar kerja luar negeri melalui pelaksanaan Kick Off SMK Go Global dan Program Peningkatan Kapasitas CPMI di Migran Center Universitas Baiturrahim Jambi, Rabu.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah penyiapan sumber daya manusia Indonesia agar memiliki kompetensi, keterampilan, serta kemampuan bahasa yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional.
Sebanyak 120 peserta mengikuti program pelatihan yang terbagi dalam tiga kelompok. Sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan caregiver dan Bahasa Jepang dengan tujuan penempatan ke Jepang, 40 peserta mengikuti pelatihan Bahasa Jepang untuk tujuan Jepang, sedangkan 20 peserta mengikuti pelatihan waiter dan Bahasa Inggris dengan tujuan penempatan ke Brunei Darussalam.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta mitra terkait. Hadir mewakili Gubernur Jambi, Asisten I Pemerintah Provinsi Jambi Arif Munandar, S.Sos., M.Sos.; Staf Ahli Wali Kota Jambi Drs. Noviarman, M.E.; Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jambi Ahmad Bestari, S.H., M.H.; Ketua BAZNAS Provinsi Jambi M. Amin, SKM., M.Kes.; serta Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Harmoni, S.Pd., M.M.
Turut hadir Rektor Universitas Baiturrahim Dr. Filius Chandra, S.E., M.M., Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jambi atau yang mewakili Liana Andriani, S.T.P., M.E., perwakilan Kantor Imigrasi Jambi, serta perwakilan P3MI PT Yanbu Al Bahar dan PT Sugih Jaya Sentosa.
Dalam sambutannya, Kepala BP3MI Riau, Harold Hamonangan, S.E. menegaskan bahwa program SMK Go Global merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja global.
"Pelatihan ini adalah langkah penting untuk membekali para CPMI dengan keahlian yang matang, baik dari segi keterampilan kerja maupun penguasaan bahasa," ujarnya.
Menurutnya, CPMI yang akan bekerja di luar negeri tidak hanya membutuhkan keterampilan teknis, tetapi juga kesiapan untuk bekerja secara profesional serta pemahaman terhadap aspek perlindungan dan prosedur penempatan.
"BP3MI Riau berkomitmen memastikan Pekerja Migran Indonesia berangkat sebagai tenaga kerja profesional, berdaya saing tinggi, serta terlindungi secara hukum dan kualitas," katanya.
Pelaksanaan Kick Off SMK Go Global di Universitas Baiturrahim juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, pemerintah daerah, institusi pendidikan, lembaga pelatihan, serta mitra penempatan dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan negara tujuan.
Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar proses penyiapan, penempatan, hingga perlindungan. pekerja migran dapat berjalan secara lebih baik dan aman. Program tersebut tidak hanya diarahkan kepada lulusan SMK, tetapi juga masyarakat yang memiliki minat untuk meningkatkan kompetensi dan memanfaatkan peluang kerja di luar negeri.
Melalui pelatihan yang diberikan, para peserta diharapkan memiliki bekal keterampilan yang dapat mendukung karier mereka di mancanegara sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga dan daerah asal.
Kepada para peserta, Kepala BP3MI Riau juga mendorong agar kesempatan pelatihan dimanfaatkan secara sungguh-sungguh dan disiplin sehingga CPMI asal Indonesia mampu menunjukkan kualitas sebagai tenaga kerja yang terampil, berintegritas, dan memiliki kepribadian baik
Pelaksanaan program di Migran Center Universitas Baiturrahim Jambi sekaligus menunjukkan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam menyiapkan calon tenaga kerja Indonesia yang memiliki kompetensi global.
Dengan dukungan pemerintah daerah, dunia pendidikan, serta mitra terkait, program SMK Go Global diharapkan dapat menjadi pijakan awal bagi generasi muda Jambi untuk memperoleh akses kerja luar negeri yang kompeten, prosedural, aman, dan terlindungi.
Pewarta: Melli AndaniEditor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.