Muara Bulian, Batanghari (ANTARA) - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)  terjadi di kawasan Pal 10, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Jambi tepatnya di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Saifuddin (STS).

Kejadian kebakaran itu terjadi pada Minggu malam. Kobaran api dengan cepat membesar dan merambat di tengah kondisi vegetasi yang kering.

Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Batang Hari, Sholihin di Muara Bulian, Senin, mengatakan petugas sebelumnya telah berupaya mengendalikan kebakaran di area sekitar enam hektare.

Namun, kondisi api yang semakin besar dan angin yang terus bertiup membuat situasi di lapangan berisiko bagi personel.

“Situasinya api cukup besar, ditambah angin kencang, sehingga petugas kita tarik mundur untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Sholihin.

Selain itu petugas kemudian kembali ke posko karhutla untuk menunggu kondisi yang memungkinkan sebelum melanjutkan pemadaman.

Upaya penanganan dijadwalkan kembali dilakukan pada Senin, BPBD Batang Hari akan mengerahkan personel melalui jalur darat dan mendapat dukungan pemadaman melalui udara.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjangkau area yang sulit ditangani dari darat sekaligus menekan laju penyebaran api. Kondisi kawasan Tahura yang masih kering menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Ditambah hembusan angin, api berpotensi dengan cepat menjalar ke area lainnya.

"Kami dari BPBD bersama tim gabungan kini terus memantau perkembangan titik api dan memastikan upaya pemadaman kembali dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas,"tutupnya.



Pewarta: Riski Apriyani
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026