Sarolangun (ANTARA) - Bupati Sarolangun, Jambi Hurmin meresmikan gedung baru Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Syariah Indonesia (BSI) di Kecamatan Singkut, Selasa.

Dalam sambutannya, Hurmin menyampaikan bahwa relokasi gedung BSI ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurut dia, keberadaan sektor perbankan sangat penting dalam mendukung aktivitas perekonomian, terutama dalam memberikan kemudahan akses pembiayaan, tabungan, serta layanan keuangan bagi masyarakat dan pelaku UMKM.

"Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi relokasi gedung baru BSI ini. Semoga dapat memberikan pelayanan yang semakin baik. Saya yakin peran BSI dapat semakin dirasakan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sarolangun," kata Hurmin.

Ia berharap kehadiran gedung baru ini menjadi semangat baru bagi seluruh jajaran BSI untuk memberikan pelayanan yang nyaman, cepat, ramah, profesional, dan aman.

Bupati Sarolangun Hurmin saat beri sambutan pada peresmian KCP BSI. (ANTARA/Bambang Irawan)

Selain itu, Hurmin memaparkan bahwa masih ada wilayah di Sarolangun yang sangat membutuhkan keberadaan perbankan, seperti di Kecamatan Air Hitam. Selama ini, banyak warga yang harus bertransaksi ke daerah Pemenang.

"Jika BSI bisa membantu membuka jaringan di sana, tentu Pemkab akan mendukung dan siap memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan. Perputaran uang masyarakat di sana sangat besar. Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih kepada BSI atas kontribusinya bagi masyarakat, khususnya di wilayah Singkut," ujarnya.

Sementara itu, Regional CEO PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Ari Yusnairy Muslim, menjelaskan bahwa dalam perspektif pembiayaan pembangunan ekonomi, bank syariah hadir memberikan skema yang lebih kompetitif dan efisien bagi nasabah.

"Artinya, jika di bank konvensional beban bunga berada di kisaran 5 persen, di bank syariah bisa sekitar 3 atau 4 persen. Jadi, angsurannya lebih ringan dan bernilai berkah. Dari sisi layanan digital, akses aplikasi mobile banking kami juga sudah canggih dan terus dikembangkan," kata Ari.

Regional CEO PT Bank Syariah Indonesia Tbk Ari Yusnairy Muslim saat sambutan pada peresmian KCP BSI Singkut. (ANTARA/Bambang Irawan)

Ari mengungkapkan, relokasi dilakukan karena gedung kantor yang lama dinilai terlalu kecil dan tidak lagi memadai untuk menampung jumlah nasabah BSI Singkut yang terus meningkat pesat.

"Alhamdulillah, perkembangan BSI Singkut yang dipimpin Pak Deka ini sangat luar biasa. Oleh karena itu, kami membangun kantor baru yang jauh lebih luas dan nyaman," tuturnya.

Ia juga mengajak para tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memanfaatkan fasilitas yang ada di gedung baru tersebut, termasuk ruang rapat dan musala.

"Ruang meeting dan musala kami terbuka untuk digunakan oleh masyarakat, pemda, maupun instansi seperti Kementerian Agama yang ingin mengadakan rapat atau pengajian. Kami persilakan menggunakan fasilitas tersebut secara gratis," tambah Ari.

Langkah ini, lanjut Ari, dipersembahkan agar BSI menjadi institusi yang membanggakan, tidak hanya bagi umat Muslim, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan layanan perbankan.

"Berdasarkan laporan, penyaluran pembiayaan mikro seperti KUR di Singkut sangat bagus dan saat ini telah menembus angka hampir Rp200 miliar. Ini membuktikan BSI berperan aktif dalam pembangunan ekonomi, terutama dalam memajukan UMKM lokal," pungkasnya.



Pewarta: Bambang Irawan
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026