Jambi (ANTARA) - Sebanyak 120 warga Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis presisi Polri yang digelar Rumah Sakit Bhayangkara Jambi.

Kegiatan bakti kesehatan itu, mengingat saat ini kabut asap melanda Jambi akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi menimbulkan penyakit, terutama pernapasan, kata Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji di Jambi, Kamis.

Ia menjelaskan, pemilihan Desa Kasang Pudak sebagai lokasi kegiatan merupakan upaya Polri untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang berbatasan langsung dengan kawasan terdampak karhutla.

Kondisi asap akibat karhutla berpotensi menurunkan kualitas udara dan memicu gangguan saluran pernapasan.


Oleh karena itu, kata Erlan, bahwa kehadiran layanan kesehatan secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu warga melakukan pemeriksaan, sekaligus memperoleh penanganan dan edukasi kesehatan.

Dalam kegiatan sosial tersebut, masyarakat mendapatkan berbagai layanan gratis, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, asam urat, gula darah, pengobatan umum, pemeriksaan kandungan, hingga pemberian vitamin dan obat-obatan.

RS Bhayangkara Polda Jambi menerjunkan 27 personel, yang terdiri atas tiga dokter umum, satu dokter spesialis kandungan, serta belasan tenaga perawat dan tenaga kesehatan lainnya. 

Dari total 120 warga yang hadir, sebanyak 104 orang memanfaatkan pelayanan berobat umum dan 16 ibu hamil menjalani pemeriksaan USG.

Seorang warga Kasang Pudak, Sumaryono menyampaikan ucapan terima kasih atas inisiatif Polda Jambi tersebut. 

Menurutnya, layanan tersebut sangat membantu warga sekitar yang terdampak paparan asap.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Polda Jambi, khususnya RS Bhayangkara. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat untuk memperoleh pemeriksaan dan pengobatan secara gratis," kata Sumaryono.

Ia berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara berkala agar masyarakat terus merasakan manfaat kehadiran Polri.



Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026