Muaro Jambi, Jambi (ANTARA) - Jumat pagi 2 Oktober 2026, sebuah program pemberdayaan komprehensif melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd, yakni Pelatihan budidaya ikan air tawar yang digelar selama lima hari sejak tanggal 28 September 26 yang diikuti sebanyak 30 peserta dari lima kelompok pembudidaya dari Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam resmi di tutup, (2/10/2026).

Dalam acara penutupan pelatihan, Goverment and Relation Superintendent Lasno, saat membacakan sambutan Manajemen PetroChina International Jabung Ltd menyampaikan rasa bangga melihat semangat, kesungguhan, dan antusiasme dari peserta yang mewakili kelompok pembudidaya (Karya Bakti, Bina Lestari, Sinar Betara 2, Pematang Lindung, dan Papadaan) juga penyuluh dari Dinas Perikanan dan Pemerintah Desa.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh PetroChina International Jabung Ltd bekerjasama dengan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah besar ke depan. 

Pengetahuan dan keterampilan yang didapat peserta selama lima hari di sini, mulai dari pengelolaan benih, pakan, hingga perawatan lingkungan budidaya merupakan modal berharga untuk membawa kelompok usaha kita naik kelas.

PetroChina meyakini, potensi perikanan di Desa Pematang Lumut dan Pematang Buluh sangat besar. Dengan semangat kebersamaan dan ilmu baru yang dibawa pulang, pihaknya optimistis, peserta mampu membuktikan bahwa kelompok pembudidaya lokal bisa tumbuh menjadi usaha yang mandiri, produktif, dan makin sejahtera.

Sementara, Kepala BPBAT Sungai Gelam yang diwakili Kasubbag Umum, Ma’in mengatakan, pelatihan kerjasama antara BPBAT Sungai Gelam dan PetroChina International Jabung, Ltd terlaksana dengan baik.

“Selama lima hari pelaksanaan pelatihan di BPBAT Sungai Gelam, antusiasme dan masukan dari para peserta menjadi motivasi besar bagi kami untuk memberikan materi secara maksimal. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan serta semangat juang peserta untuk terus belajar,” ujar Kasubbag Umum BPBAT Sungai Gelam, Ma’in, saat mewakili Kepala Balai.

Yang terpenting dari kegiatan yang dilaksanakan adalah praktek lapangan bagi para peserta, karena para pelatih telah mengajak peserta untuk turun langsung kelapangan.

“Kami berikan ilmu mulai dari proses pemijahan hingga menghasilkan ikan air tawar yang sehat, kami harap apa yang kami berikan tidak berhenti sampai disini saja, atap dapat dibawa pulang dan dipraktekkan di desa para peserta,” paparnya.

Humas BPBAT Sungai Gelam, Firman Hidayat, menjelaskan bahwa pelatihan yang berlangsung selama lima hari ini berfokus pada empat komoditas utama yang menjadi unggulan di wilayah Sumatera, yakni ikan nila, patin, lele, dan gurame.

"Selama bimbingan, para peserta mengikuti jadwal pelatihan yang cukup padat. Pelatihan ini tidak hanya memberikan materi secara teori, tetapi juga pembekalan praktik langsung di lapangan," ungkap Firman Hidayat 

Firman merinci, rangkaian kegiatan dimulai dengan pemaparan teori, yang kemudian dilanjutkan dengan praktik pemijahan (penyuntikan) ikan lele dan patin pada hari kedua. Selanjutnya, pada hari ketiga, peserta diajak melakukan praktik pemijahan ikan nila dan gurame.

Selain teknik pembenihan dan pembesaran, pelatihan ini juga membekali para peserta dengan manajemen kesehatan dan penyakit ikan, serta pembuatan pakan mandiri.

Melalui sinergi antara PetroChina International Jabung Ltd dan BPBAT Sungai Gelam ini, diharapkan para peserta dapat menyerap ilmu pengetahuan serta pengalaman nyata di lapangan untuk mendukung kemandirian dan produktivitas budidaya perikanan air tawar di daerah setempat. 

"Kami bekali peserta dengan keterampilan pembuatan pakan mandiri skala rumah tangga menggunakan mesin yang ramah untuk pembudidaya skala kecil, sehingga dapat diaplikasikan secara langsung di tempat mereka masing-masing," tutup dia.

Zaharudin, salah seorang peserta bimtek, mengapresiasi dan berterima kasih kepada PetroChina International Jabung Ltd atas dukungan dan fasilitas yang diberikan selama pelatihan. Ia juga berterima kasih kepada BPBAT yang telah membagikan pengetahuan tentang budi daya perikanan air tawar.

Ia menilai kontribusi PetroChina International Jabung Ltd dan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) sangat membantu masyarakat dalam menimba ilmu.

"Kami disambut dengan sangat luar biasa. Terima kasih kepada PetroChina dan BPBAT yang telah bekerja sama mendidik kami dengan baik. Para pemateri dan pembimbing memberikan ilmu yang luar biasa, khususnya dalam memacu semangat kami untuk pembuatan bibit ikan," ungkap Zaharudin.

Ia menambahkan, tanpa adanya inisiasi dan dukungan penuh dari PetroChina serta tim pendamping, masyarakat pembudidaya setempat tidak akan mendapatkan kesempatan dan pengetahuan berharga seperti yang diperoleh selama mengikuti pelatihan ini dan diharapkan dapat terus tumbuh secara mandiri, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.

Para pembimbing dan pemateri dalam kegiatan ini benar-benar luar biasa. Ilmu yang mereka berikan sangat bermanfaat, sehingga membuat kami begitu bersemangat untuk mempraktikkan pembuatan bibit dan menjalankan budi daya ini dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tim atas pengalaman berharga dan ilmu yang telah dibagikan. Tanpa dukungan penuh dari PetroChina, kami tentu tidak akan bisa mendapatkan kesempatan emas seperti iniOrang begitu susah ke sini mengeluarkan uang dan waktu, kami gratis, bikin pakan, mengetahui kesehatan ikan, semua kami dapat di sini," tutupnya. 

Penutupan kegiatan dihadiri Field Manager PetroChina International Jabung Ltd, yang diwakili oleh Government and Relation Superintendent, Lasno, CSR & Comdev Supervisor, Ahmad Ramadlan beserta Staff, Kepala BPBAT Sungai Gelam yang diwakili Kepala SubbagianTU Bapak Mu'in, S.Pi, M.Si. Hadir pula perwakilan CV Fulga Surbakti Bersama, tim penyuluh lapangan, Dinas Perikanan, serta pemerintah Desa Pematang Lumut, Pematang Buluh dan Sungai Keruh.



Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026