Yogyakarta (ANTARA News) - Agen gas elpiji pertamina PT Karya Pelita Abadi di jalan Demangan Baru, Catur Tunggal, Depok, Sleman, Kamis, menjadi sasaran pencurian dengan pemberatan (curat) hingga mengakibatkan 100 tabung gas elpiji isi 12,5 kg hilang. "Selain membawa kabur 100 tabung gas 12,5 kg, pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang itu juga membawa satu tabung gas besar isi 50 kg dengan total kerugian mencapai Rp65 juta lebih," kata Kapolsek Depok Barat AKP Bambang Priyana, Kamis. Menurut dia, kejadian tersebut diketahui pemiliknya Bambang S (45) warga Plumbon, Banguntapan, Bantul pada Kamis pagi sekitar pukul 06.30 WIB saat akan mambuka toko. "Saat itu korban bersama dengan saksi Bono (35) bermaksud membuka toko tersebut, tetapi sampai di depan dilihat pintu pagar sudah terbuka, setelah dicek ternyata salah satu pintu toko juga rusak," katanya. Karena curiga dengan kejadian tersebut, korban kemudian memeriksa isi toko dan diketahui sebanyak 100 tabung gas isi 12,5 kg dan satu tabung isi 50 kg sudah hilang. "Tetapi ternyata pelaku tidak membawa kabur sepeda motor dan uang jutaan rupiah yang masih tersimpan dalam toko," katanya. Lebih lanjut ia mengatakan, dari keterangan korban sehari sebelum kejadian tidak ada hal-hal yang mencurigakan, dan korban menutup toko pada Rabu (18/6) petang dan mengunci seluruh pintu termasuk pagar. Sementara itu kejadian serupa juga menimpa agen gas elpiji pertamina `GNP` di Tegalrejo, Minomartani, Ngaglik, Sleman, milik Ny Erna Widiawati (39) yang menjadi sasaran pencurian. Dalam kasus ini kawanan pencuri berhasil membawa kabur 25 tabung gas isi 12,5 kg, 30 tabung gas isi 3 kg serta uang tunai Rp5 juta. "Ada kemungkinan pelaku di dua tempat ini sama, pencuri spesialis tabung gas," kata Bambang Priyana.(*)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2008