Pesan Dito Ganinduto kepada anggota DPR muda, jauhi korupsi

Pesan Dito Ganinduto kepada anggota DPR muda, jauhi korupsi

Anggota DPR RI empat periode dari Fraksi Partai Golkar, Dito Ganinduto (ANTARA/Istimewa)

Jakarta (ANTARA) - Politikus Partai Golkar Dito Ganinduto menyampaikan pesan kepada anggota DPR RI periode 2019-2024 berusia muda yang baru dilantik untuk bersikap disiplin dalam menjalankan tugas serta menjauhi perbuatan korupsi.

"Anggota DPR RI itu akan banyak menghadapi godaan, seperti godaan suap," kata Dito Ganinduto di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa.

Baca juga: Anggota baru DPR: Tidak akan ada korupsi bila sumpah/janji ditepati

Baca juga: Anggota DPR baru diharapkan lebih maksimal dalam pencegahan korupsi


Pelantikan anggota DPR RI, DPD RI, dan MPR RI dilakukan di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa, yang pengucapan sumpah jabatannya dipimpin oleh Ketua Mahkamah Agung Muhammad Hatta Ali.

Menurut Dito, suap itu adalah perbuatan korupsi. "Sekecil apapun perbuatan korupsi, akan berbahaya pada karir dan masa depan. Pesan ini saya sampaikan khusus kepada anggota DPR RI berusia muda yang baru saja dilantik," katanya.

Dito yang menjadi anggota DPR RI selama empat periode yakni 2004-2009, 2009-2014, 2014-2019, dan 2019-2024 ini menilai anggota DPR RI yang masih berusia muda dan baru memulai karir di parlemen hendaknya tidak cepat menjadi silau pada godaan-godaan untuk berbuat korupsi. "Perbuatan korupsi itu cepat atau lambat akan ketahuan," katanya.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah VIII yakni Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap ini juga mengingatkan, menjadi anggota DPR RI harus menjalankan tugas-tugas dengan penuh tanggung jawab dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Baca juga: Petrus: 15 tahun KPK belum berhasil cegah dan berantas korupsi

Baca juga: Setnov beberkan aliran uang ke Banggar DPR

Baca juga: KPK mengidentifikasi 26 persoalan dalam revisi UU KPK

Baca juga: Semester I 2019 KPK selamatkan keuangan daerah Rp28,7 triliun


Dito menegaskan, tugas anggota DPR RI adalah memperjuangkan aspirasi rakyat, bukan mencari kekayaan pribadi. "Tidak tepat, kalau anggota DPR RI mencari kekayaan pribadi. Kalau ingin kaya, jangan jadi anggota DPR RI, tapi jadi pengusaha," katanya.

Dito yang berlatar belakang pengusaha ini menjelaskan pengalaman pribadinya selama menjadi anggota DPR RI dengan mengutamakan kedisiplinan, di antaranya hadir dalam sidang-sidang dan tepat waktu.

"Kepada anggota yang masih muda-muda ini saya pesankan untuk selalu hadir pada sidang-sidang dan tepat waktu. Ikuti sidang dengan sungguh-sungguh dan pelajari materi sidang dengan baik," katanya.

Dito yang pernah menjadi pimpinan Komisi VI dan Komisi VII ini menilai anggota DPR yang muda adalah figur-figur yang cerdas dan bisa cepat beradaptasi dengan keadaan.
Pewarta : Riza Harahap
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019