Akibat angin ribut di Klaten, seorang anak meninggal

Akibat angin ribut di Klaten, seorang anak meninggal

Pohon tumbang akibat angin ribut yang mengenai penggergajian kayu di Kecamatan Trucuk Delanggu, Kabupaten Klaten, Jateng. (FOTO ANTARA/Aris Wasita)

Klaten, Jateng (ANTARA) -
Seorang anak dinyatakan tewas akibat angin ribut yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah  pada Rabu (11/12) pukul 13.55 WIB.

"Kejadian tewas ini terjadi di Kecamatan Karanganom," kata petugas Posko BPBD Kabupaten Klaten Arif Fuad Hidayah di Klaten, Rabu.

Ia mengatakan angin ribut tersebut menyebabkan pohon tumbang di Jalan Troso, Desa Linden, Kecamatan Karanganom, dan menimpa pengendara yang kebetulan lewat. Menurut dia, tepatnya ada tiga pengendara yang mengalami luka-luka dan satu anak atas nama Alifa Azahra Awinda Putri berusia 6 tahun meninggal dunia.

"Sedangkan ibunya atas nama Tri Sundari (36) mengalami luka dan langsung dibawa ke IGD Puskesmas Karanganom serta ayahnya Sahawi (31) dibawa ke PKU Karanganom," katanya.

Selain itu, pohon tumbang akibat angin ribut juga terjadi di Kecamatan Jatinom, Trucuk, Delanggu, dan Polanharjo. Ia mengatakan pohon tumbang di Jatinom tersebut menutup akses jalan di seputaran Koramil Jatinom.

"Sedangkan di Trucuk, pohon berdiameter 40 cm tumbang dan menimpa penggergajian kayu Wamglu, RT 20, RW 10. Kejadian ini mengakibatkan enam orang yang kebetulan berteduh mengalami luka-luka," katanya.

Selanjutnya, untuk pohon tumbang di Delanggu dan Polanharjo sempat menutup akses jalan setempat. Meski demikian, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban.

Sementara itu, dikatakannya, saat ini BPBD Klaten melakukan upaya penanganan darurat melalui koordinasi dengan pihak terkait.

"Penanganan kami lakukan bersama dengan relawan, TNI/POLRI, dan perangkat desa," demikian Arif Fuad Hidayah.

Baca juga: Klaten Diterjang Puting Beliung, Seorang Tewas

Baca juga: SAR Klaten siapkan 260 personil siaga bencana

Baca juga: 26 Korban Luka Bakar Merapi di RSUP Soeradji Klaten
Pewarta : Aris Wasita
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019