Anak pasien suspect COVID-19 ikut diisolasi di RSUD Bataraja

Anak pasien suspect COVID-19 ikut diisolasi di RSUD Bataraja

Bupati OKU, Kuryana Azis saat memberikan keterangan terkait langkah yang akan diambilnya guna mencegah penyebaran virus Corona. (Antara News Sumsel/Edo Purmana)

Baturaja (ANTARA) - RSUD Ibnu Sutowo Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, kini mengisolasi anak pasien suspect COVID-19 yang sebelumnya diisolasi di rumah sakit setempat karena berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkait virus Corona.

"Saat ini ibu dan anak berstatus PDP sudah diisolasi di RSUD Baturaja," kata Juru Bicara Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Corona dari Dinas Kesehatan, Ogan Komering Ulu (OKU), Rozali di Baturaja, Sabtu.

Dia menjelaskan pasien yang kini diisolasi di ruang Rindu RSUD Ibnu Sutowo Baturaja tersebut memiliki gejala atau keluhan gangguan saluran pernapasan sehingga dinyatakan suspect Corona.

"Pasien pernah berkunjung ke daerah yang diketahui merupakan daerah penularan COVID-19," katanya.

Baca juga: Polres OKU periksa pengunjung Citi Mall Baturaja antisipasi Corona

Baca juga: Tiga PDP di RSUP Muhammad Hoesin Palembang negatif COVID-19

Baca juga: Korem Gapo Sumsel antisipasi penyebaran virus corona


Pasien, kata dia, memiliki indikasi atau diketahui pernah kontak fisik dengan cara bersalaman langsung dengan turis asing di Jakarta.

"Si pasien bersama anaknya pernah bersalaman dengan turis asal benua Eropa yang terkonfirmasi COVID-19. Kontak fisik itu terjadi saat mereka bepergian ke Jakarta," katanya.

Oleh sebab itu, guna memastikan dan mengantisipasi penyebaran virus Corona, kedua pasien saat ini berstatus PDP dan sudah diisolasi di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja.

"Positif atau tidaknya kedua pasien ini terjangkit virus Corona, kita tunggu saja perkembangan selanjutnya," katanya.

Sementara itu, Bupati OKU, Kuryana Azis terkait hal tersebut menegaskan bahwa tim Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Diseases -19 (Covid-19) Kabupaten OKU akan bekerja maksimal.

"Dua pasien PDP ini sebelumnya sudah dikoordinasikan ke RSMH Palembang, namun ruangan isolasi sudah penuh sehingga diisolasi di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja," kata dia.

Bupati menegaskan terkait seluruh biaya perawatan terhadap kedua pasien tersebut akan dianggarkan dari APBD OKU karena penyakit corona ini tidak dilindungi oleh BPJS Kesehatan.*

Baca juga: Polda Sumsel tangkap penyebar hoaks COVID-19

Baca juga: Akibat corona, BI revisi pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan

Baca juga: Satgas COVID-19 dibentuk di Sumsel
Pewarta : Edo Purmana
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020