Jakarta (ANTARA) - Kepala Operasi Terpusat Kontinjensi Aman Nusa II Penanggulangan COVID-19 Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan bahwa perlu sinergitas yang kuat dalam mencegah dan menanggulangi ancaman virus COVIDd-19 yang saat ini mewabah di Indonesia.

"Sinergitas dan soliditas sangatlah penting dalam penanggulangan pandemi COVID-19 ini," kata Komjen Agus melalui siaran pers, Sabtu.

Jenderal bintang tiga yang menjabat sebagai Kabaharkam Polri ini menyampaikan bahwa Pemerintah dan masyarakat harus saling bersinergi.

Baca juga: Kapolri larang anggotanya dan PNS Polri mudik Lebaran 2020
Baca juga: Polri edukasi masyarakat terkait jenazah korban COVID-19


Ia menambahkan kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat untuk menjaga jarak (physical distancing) merupakan bentuk sinergitas yang diberikan oleh masyarakat.

Ia juga meminta semua lembaga, baik di pusat maupun di daerah untuk terus bersinergi.

Agus menjelaskan, dalam tatanan bernegara, semua pihak harus bersinergi khususnya kerja sama antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah karena saat ini kehadiran negara harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, apalagi dalam kondisi bencana non-alam saat ini.

"Pemerintah daerah itu kan kepanjangan tangan Pemerintah Pusat," ujar Agus.

Dia juga meminta agar Pemerintah Daerah untuk mengikuti aturan yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Pusat.

"Banyak provinsi yang APBD-nya sebagian besar disuplai oleh APBN melalui Dana Perimbangan Daerah. Masyarakat harus tahu ini, bahkan dalam lingkup terkecil, desa memiliki Dana Desa yang disuplai oleh Pemerintah Pusat," kata mantan Kapolda Sumut ini.

Lebih lanjut Agus mengatakan bahwa kewenangan yang didelegasikan ke daerah harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh Pemerintah Daerah.

"Mari bersinergi dalam mencegah dan menanggulangi wabah COVID-19 ini, semoga (bencana ini) cepat berlalu," tuturnya.

Baca juga: Polri gelar operasi Aman Nusa II tangani penyebaran COVID19
Baca juga: IPW minta Polri tingkatkan Operasi Ketupat cegah COVID-19 saat mudik

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2020