Dampak corona, tokoh agama ajak jemaat berdoa di rumah, sambut Paskah

Dampak corona, tokoh agama ajak jemaat berdoa di rumah, sambut Paskah

Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Provinsi Papua Pendeta Jimmy Koirewoa. ANTARA /HO-Humas Polda Papua

Jayapura (ANTARA) - Tokoh agama yang juga Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Provinsi Papua, Pendeta Jimmy Koirewoa mengajak jemaat untuk merayakan Paskah atau Jumat Agung di rumah masing-masing, guna mencegah penyebaran virus corona baru (COVID-19).

"Kepada umat kristiani yang merayakan Hari Raya Paskah atau Jumat Agung dan di hari kebangkitan Yesus Kristus pada Minggu (12/4), kami mohon untuk melaksanakan ibadah di rumah masing-masing," katanya di Kota Jayapura, Kamis (9/4).

Ia menyebut ibadat Paskah tahun ini sebagai memindah misbah dari gereja ke rumah umat masing-masing guna menyikapi pandemi COVID-19.

"Kita memindahkan misbah mimbar gereja dari gedung gereja kita ke rumah masing-masing. Mari kita melaksanakan dua acara yang penting ini, yaitu Jumat Agung dan Minggu Kebangkitan Yesus Kristus kita rayakan di rumah kita masing-masing," kata dia.

Baca juga: Polres Payakumbuh pastikan tidak ada perayaan Paskah di gereja

Pendeta Jimmy juga mengimbau seluruh warga di Tanah Papua untuk bersama mendukung pemerintah dan Polri dalam penanganan virus corona, dengan menaati aturan.

"Mari kita bersama-sama menjaga Tanah Papua dari bahaya virus corona yang sedang melanda seluruh dunia. Pertama-tama mari kita mengikuti seluruh anjuran pemerintah sehingga kita bisa memutuskan rantai penyebaran virus corona dengan membatasi diri untuk tidak keluar dari rumah," katanya.

Ia mengatakan umat hanya keluar rumah jika ada keperluan yang sifatnya mendesak.

"Hanya keluar bila ada hal yang saat mendesak, apabila kita hendak keluar wajib menggunakan masker dan sarung tangan serta kita tetap menjaga jarak atau 'social distancing' antara satu dengan yang lain sehingga tidak menjadi penyebar atau terkena COVID-19, khususnya untuk orang-orang di keluarga kita,' ujarnya.

Ia mengatakan setelah kembali ke rumah, umat harus terlebih dahulu mencuci tangan menggunakan sabun sehingga tidak menyebarkan virus corona di rumah masing-masing.

Baca juga: PGI Lampung : Ibadah Paskah di gereja ditiadakan dialihkan ke rumah
Baca juga: Paus awali Pekan Suci di tengah pandemi, sebut ini saatnya melayani

 
Pewarta : Alfian Rumagit
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020