Lantamal VI perluas pembukaan lahan perkebunan antisipasi COVID-19

Lantamal VI perluas pembukaan lahan perkebunan antisipasi COVID-19

Para personel Lantamal VI melakukan pembersihan dengan membuka lahan baru pertanian demi mendukung program pemerintah dalam penyiapan kebutuhan pangan. ANTARA/HO-Lantamal VI

Makassar (ANTARA) - Anggota Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VI (Lantamal) memperluas pembukaan lahan baru perkebunan untuk mengantisipasi dampak penularan Corona Virus Disease (COVID-19).

Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Danlantamal VI Kolonel Marinir I Dewa Gede Wirawan di Makassar, Kamis, mengatakan, pembukaan lahan perkebunan untuk ditanami beberapa kebutuhan pokok mengantisipasi dampak COVID-19.

"Posisi puncak pandemi belum diketahui dan pembukaan lahan ini adalah lebih kepada langkah antisipasi saja," ujarnya.

Ia mengatakan pembukaan lahan dilakukan di sekitar areal perkantoran Suar Tanakeke Lantamal VI untuk ditanami beberapa komoditas kebutuhan pokok yang siap panen dalam beberapa bulan.

Baca juga: NU siapkan lumbung ketahanan pangan di 31 kecamatan Surabaya
Baca juga: Banyuasin jaga ketahanan pangan di tengah pandemi COVID-19


Kolonel I Dewa Gede Wirawan menyatakan jika pembukaan lahan baru demi mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan COVID-19 serta penyiapan pangan yang cukup bagi rakyat Indonesia.

"Wabah virus corona atau COVID-19 yang menyebar di seluruh penjuru negara di dunia telah memberikan dampak buruk terhadap stok pangan sehingga penyiapan lahan-lahan pertanian baru merupakan cara efektif untuk mencegah terjadi krisis pangan yang menjadi kebutuhan pokok setiap manusia di dunia," katanya.

Dia menuturkan jika dirinya bersama personelnya sudah membuka lahan pertanian selama hampir dua pekan dengan luas sudah mencapai 10 hektare secara keseluruhan.

Ia juga bertekad untuk terus berupaya memanfaatkan lahan untuk diolah menjadi lahan perkebunan yang mampu memproduksi demi mendukung ketahanan pangan mandiri sehingga dapat menjadi lumbung pangan.

Beberapa komoditas kebutuhan pokok yang sudah ditanami seperti ubi kayu, ubi jalar, jagung, sayuran dan lainnya. Selain itu, di lahan Baddoka juga sudah tumbuh subur pohon mangga yang produktif sekitar 100 pohon serta mengembangbiakkan ternak seperti bebek sebanyak 200 ekor.

Baca juga: Sebagian dana Otsus Papua Barat untuk ketahanan pangan
Baca juga: Petani diimbau giat bercocok tanam antisipasi kesulitan pangan
Baca juga: Penjualan kebutuhan pokok di Toko Tani Center meningkat 100 persen


 
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020