Aksi "1000 Masker Untuk Wamena" digagas komunitas dan pemerintah

Aksi

Anggota komunitas medsos IKKW meberikan masker kepada mama-mama pedagang. ANTARA/HO-IKKW/am.

Wamena, Papua (ANTARA) - Sekurangnya empat komunitas bersama unsur Pemerintah Kelurahan Wamena Kota, Provinsi Papua menggagas aksi kemanusiaan bertajuk "1000 Masker Untuk Wamena" guna bersatu melawan virus corona jenis baru penyebab COVID-19.

Komunitas tersebut yakni Komunitas Media Sosial Sosial WhatsApp dan Facebook Informasi Kejadian Kota Wamena (IKKW), Komunitas Papua Trada Sampah, Baliem Valley Community, Labewa Angkatan 2007 serta Pemerintah Kelurahan Wamena Kota

Koordinator aksi kemanusiaan dari Komunitas Media Sosial WhatsApp dan Facebook Informasi Kejadian Kota Wamena (IKKW) Doni Baptista di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Kamis, mengatakan aksi tersebut bakal digelar pada Senin (11/5) mendatang.

"Dalam aksi kemanusiaan '1000 Masker Untuk Wamena'  ini, selain akan membagi masker, kami juga menyiapkan penyanitasi tangan (hand sanitizer). Rencananya alat pelindung diri (APD) lainnya juga kami bagikan pada Senin (11/5) 2020 di sejumlah titik di Wamena," katanya.

Menurut Doni Baptista sebelumnya telah dibagikan sebanyak 600 masker, namun cukup banyak warga yang masih membutuhkan sehingga akan digelar lagi kegiatan yang sama.

Ketua Komunitas Medsos IKKW Jhon Purun mengatakan aksi kemanusiaan yang dipersiapkan itu tidak terlepas dari dukungan sejumlah masyarakat.

"Kami beri apresiasi kepada teman-teman komunitas yang bergabung di antaranya beberapa anggota DPRD, warga Kelurahan Wamena Kota, kawan-kawan jurnalis di Wamena serta beberapa donatur yang ikut dalam aksi ini, terima kasih kami sampaikan atas dukungannya," katanya.

Ia menambahkan jika sebelumnya kegiatan pembagian masker hanya diikuti Komunitas Media Sosial IKKW saja, maka pada aksi selanjutnya akan terlibat anggota komunitas Papua Trada Sampah, Baliem Valley Community, Labewa Angkatan 2007 serta Pemerintah Kelurahan Wamena Kota.

Menurut Tarsi, seorang jurnalis di Wamena, ia mengharapkan dengan berbagai aksi yang dilakukan bisa membantu pemerintah dalam memerangi penyebaran virus mematikan tersebut.

Ia mengajak masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah terkait pembatasan sosial, serta menggunakan masker jika keluar rumah dan menjaga jarak.

Baca juga: Tiga pasien COVID-19 di pegunungan Papua sembuh

Baca juga: Pemkab Jayawijaya perketat pemeriksaan di Bandara Wamena, cegah corona

Baca juga: Tukang ojek Papua yang pulang ke Jember dinyatakan positif COVID-19

Baca juga: Gugus Tugas: Ada pasien HIV/AIDS di Papua yang terjangkit COVID-19
Pewarta : Marius Frisson Yewun
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020