KPPAD Kalbar sosialisasikan pencegahan pandemi COVID-19 pada anak-anak

KPPAD Kalbar sosialisasikan pencegahan pandemi COVID-19 pada anak-anak

Ilustrasi-Anggota Satpol PP memakaikan masker kepada anak di Pasar Kolpajung, Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (5/5/2020). ANTARA FOTO/Saiful Bahri/foc. (ANTARA FOTO/SAIFUL BAHRI)

Pontianak (ANTARA) - Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalimantan Barat, juga ikut mensosialisasikan pencegahan pandemo COVID-19 kepada anak-anak, kata Komisioner KPPAD Kalbar, Alik R Rosyad.

"Kegiatan sosialisasi ini kami lakukan, agar masyarakat khususnya anak-anak mengetahui cara mencegah dan juga berperan dalam memutus rantai penyebaran COVID-19," kata Alik R Rosyad di Pontianak, Minggu.

Dia menjelaskan, pihaknya sepanjang April 2020 sudah melakukan sosialisasi di 14 lokasi, diantaranya di beberapa Panti Asuhan, Pondok, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kalbar dan Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT) Dinsos Kota Pontianak.

Baca juga: Ibu dan anak di Padang Pariaman dinyatakan sembuh dari COVID-19
Baca juga: Kemenkes: Orang tua mesti kreatif jaga stres anak selama pandemi


Dikatakannya, dari 14 lokasi kegiatan, sosialisasi pencegahan pandemi COVID-19 itu juga dilakukan kepada anak-anak yang orang tuanya bekerja di Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

"Ini merupakan salah satu upaya kami dalam melindungi anak-anak dari penularan COVID-19. Untuk itu kami juga ikut melakukan kegiatan pembagian masker di kawasan lampu merah Kota Pontianak bersama Komisi Indonesia (KI) Kalbar dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalbar," katanya.

Dijelaskannya, melalui sosialsisasi itu, anak-anak didorong untuk selalu menerapkan pola hidup sehat. Anak-anak juga diajari bagaimana cara mencuci tangan yang benar, dan diimbau untuk tetap tinggal di rumah serta selalu menggunakan masker bila ingin keluar rumah.

Sebelumnya, ia juga menjelaskan, pihaknya juga telah menerima beberapa kasus terkait anak, baik itu pengaduan dan non pengaduan dari bulan Januari hingga April 2020.

Adapun total pengaduan dan non pengaduan kasus anak pada bulan Januari 2020 sebanyak 36 pengaduan, Februari sebanyak 34 pengaduan, Maret sebanyak 43 pengaduan, dan April sebanyak 21 pengaduan.

"Dari jumlah itu total jumlah pengaduan dan non-pengaduan yang masuk di KPPAD Provinsi Kalbar pada periode Januari-April 2020 yaitu berjumlah 134 pengaduan," ujarnya.

Baca juga: KPPPA serahkan bantuan untuk perempuan-anak terdampak COVID-19
Baca juga: KPPPA: Mendongeng bisa siasati kebosanan anak saat pandemi COVID-19
Pewarta : Andilala dan Slamet Ardiansyah
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020