Mereka membuat kesepakatan yang diikuti bersama-sama. Gerakan itu dibuat bersama akan lebih mudah," katanya.
Surabaya (ANTARA) - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengajak warganya untuk bersabar dan membiasakan berdisiplin dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona jenis baru atau COVID-19.

"Sepanjang kehidupan sehari-hari harus disiplin mulai dari keluar rumah hingga balik lagi ke rumah," kata Risma di Balai Kota Surabaya, Selasa.

Menurut dia, salah satu tujuan pembentukan Kampung Wani Jogo Suroboyo di setiap RW di Surabaya adalah mengajak masyarakat lebih disiplin dengan protokol kesehatan tidak hanya di rumah maupun kantor, tapi juga di semua aktivitas.

Wali Kota Risma optimistis gerakan Kampung Wani Jogo Suroboyo ini bisa berhasil karena yang membuat kesepakatan adalah warga sendiri sehingga mudah untuk diikuti.

Baca juga: Wali Kota Surabaya: Jadikan momen Lebaran berjuang lawan COVID-19

"Mereka membuat kesepakatan yang diikuti bersama-sama. Gerakan itu dibuat bersama akan lebih mudah," katanya.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya Irvan Widyanto menambahkan dalam struktur Kampung Wani Jogo Suroboyo nantinya akan ada empat Satgas yang tugasnya berbeda-beda yaitu Satgas Wani Sehat, Satgas Wani Sejahtera, Satgas Wani Jogo, dan Satgas Wani Ngandani.

Adapun tugas dari Satgas Wani Sehat adalah melakukan pemantauan terhadap pasien berstatus orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), orang tanpa gejala (OTG), dan terkonfirmasi positif COVID-19 rawat jalan dari gugus tugas kota/kecamatan.

Baca juga: Sinergitas Gubernur Jatim-Wali Kota Surabaya kunci sukses PSBB II

"Sedangkan tugas Satgas Wani Sejahtera adalah mengidentifikasi kebutuhan permakanan pasien ODP, PDP, OTG, dan konfirmasi positif COVID-19 rawat jalan dengan kriteria yang sudah ditentukan," katanya.

Lalu tugas Satgas Wani Jogo adalah pembatasan dan pencatatan orang dan kendaraan yang keluar-masuk di wilayahnya, membuat jadwal jaga kampung, dan memantau serta memastikan warga yang isolasi mandiri untuk tidak keluar lingkungan rumah kecuali untuk keperluan fasilitas kesehatan.

Selanjutnya tugas Satgas Wani Ngandani adalah memberikan informasi dan edukasi kepada warga terkait pencegahan dan penanganan COVID-19, melakukan komunikasi dengan berbagai pihak terkait COVID-19 dan melaporkan perkembangan penanganan ODP, PDP, OTG, dan positif COVID-19 rawat jalan melalui aplikasi lawancovid-19.surabaya.go.id.

Baca juga: Utusan BNPB puji penanganan COVID-19 di Surabaya

Pewarta: Abdul Hakim
Editor: Rolex Malaha
Copyright © ANTARA 2020