Jembatan gantung di Bone Bolango putus tergerus arus sungai

Jembatan gantung di Bone Bolango putus tergerus arus sungai

Camat Tapa, Achril Babyonggo (kanan) memeriksa kondisi jembatan gantung yang ambruk di Desa Bandungan, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Senin (13/7/2020). Jembatan yang dibangun pada tahun 2002 dan menjadi salah satu akses lintas Kecamatan Bulango Utara dan Tapa tersebut ambruk usai tergerus arus sungai pada Minggu (12/7/2020) kemarin. ANTARA/Adiwinata Solihin

Gorontalo (ANTARA) - Jembatan gantung di Desa Bandungan, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo putus akibat tergerus arus sungai Bulango.

Camat Tapa Achril Babyonggo di Gorontalo, Senin, mengatakan jembatan tersebut putus dan ambruk ke dasar sungai pada Ahad (12/7) kemarin.

"Penyebabnya ada tanah yang berada di kaki jembatan longsor akibat tergerus arus sungai yang deras," ujarnya.

Jembatan tersebut dibangun pada tahun 2002 sebagai akses kendaraan dan orang.

Baca juga: Wamen PUPR tinjau jembatan Molintogupo Bone Bolango yang disapu banjir

Baca juga: Jembatan gantung Bondauna Bone Bolango ambruk


"Jembatan ini menghubungkan Kecamatan Tapa dan Bulango Utara, menjadi akses alternatif yang dan kendaraan melintas karena ada pasar di dekat jembatan ini," katanya.

Camat mengatakan jika jembatan tersebut akan diupayakan untuk diperbaiki dan diperlebar.

"Selain jalan ini, ada akses lain bagi masyarakat untuk melintas di Boidu dan juga Gorontalo Outer Ring Road (GORR)," katanya.*
Foto udara kondisi jembatan gantung yang ambruk di Desa Bandungan, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Senin (13/7/2020). Jembatan yang dibangun pada tahun 2002 dan menjadi salah satu akses lintas Kecamatan Bulango Utara dan Tapa tersebut ambruk usai tergerus arus sungai pada Ahad (12/7/2020) kemarin. ANTARA/Adiwinata Solihin
Pewarta : Adiwinata Solihin
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020