Kasad instruksikan renovasi 29 rumah tak layak huni di Yonif 403/WP

Kasad instruksikan renovasi 29 rumah tak layak huni di Yonif 403/WP

Tangkapan layar saat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa (tengah) saat meninjau hunian prajurit di Batalyon Infanteri 403 Wirasada Pratista (Yonif 403/WP) Sleman, Yogyakarta, Minggu (19/7/2020) (ANTARA/Fathur Rochman)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa menginstruksikan untuk dilakukan renovasi 29 barak perumahan dinas prajurit tidak layak huni di Batalyon Infanteri 403 Wirasada Pratista (Yonif 403/WP) Sleman, Yogyakarta.

Hal itu disampaikan Andika saat meninjau Iangsung kondisi perumahan anggota prajurit Yonif 403/WP, didampingi Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan, Danyonif 403/WP dan Kazidam IV//Diponegoro.

"Dilaksanakan segera, nanti anggarannya kita atur. Pengerahan tenaga kerja harus lebih banyak, simultan, saya tidak mau satu satu, pokoknya semua yang profesional. Jadi kalau simultan menurut saya enam bulan jadi," ujar Jenderal Andika, dikutip dari akun YouTube TNI AD, Minggu (19/7).

Dalam tinjauannya itu, diketahui bahwa terdapat 29 rumah prajurit yang ditempati 191 Kepala Keluarga kondisinya sudah tidak Iayak huni, sehingga harus segera direnovasi.

Andika meminta agar pengerjaan renovasi dilakukan secara serentak dan sebaik mungkin, dengan memperhatikan kelayakan sirkulasi udara, instalasi air dan listrik.
Baca juga: Presiden pimpin ratas bahas penyedian rumah TNI-Polri
Baca juga: TNI bangun barak di dekat Wisma Atlet Kemayoran

"Kita berusaha agar jangan sampai prajurit kita hidupnya susah. Dengan kita rehab, ini lebih pantas. Masing-masing keluarga lebih pantas, lebih manusiawi lah kita menempatkan mereka sehingga mereka dinasnya pun akan lebih fokus," ujar dia.

Menurut Andika, para prajurit dalam kesehariannya telah mengemban tugas yang berat, sehingga keberadaan rumah yang layak akan memberi rasa aman dan nyaman bagi prajurit yang sedang melaksanakan tugas.

"Jangan sampai prajurit terbebani oleh kondisi perumahan terutama apabila ditinggal tugas. karena konsentrasi terpecah memikirkan keluarga yang ditinggal tugas akibat kondisi rumah yang tidak bagus," kata Kasad.

Dalam tinjauannya tersebut, Jenderal Andika juga berkesempatan bertemu dengan anak seorang prajurit yang memiliki kelainan di matanya.

Kasad mengimbau kepada orang tua anak tersebut agar buah hati mereka segera ditangani secara serius agar indera penglihatannya dapat berfungsi secara baik.

"Mumpung masih awal seperti ini coba dicek saja, bawa ke Rumah Sakit Soedjono, jangan dibiarkan. Jangan takut, justru supaya bisa normal ya," kata Andika.
Baca juga: Wakil Menteri PUPR tinjau kondisi perumahan TNI AD di Sorong
Pewarta : Fathur Rochman
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2020