Positif COVID-19 di Jayawijaya-Papua naik cepat dalam tiga hari

Positif COVID-19 di Jayawijaya-Papua naik cepat dalam tiga hari

Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di kantor pemerintah di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua dalam upaya memutus penyebaran COVID-19. (FOTO ANTARA/Marius Frisson Yewun)

Wamena, Papua (ANTARA) - Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua menyatakan bahwa jumlah kasus positif COVID-19 di daerah itu mengalami peningkatan sejak tiga hari terakhir pada Juli 2020, di mana jumlah totalnya mencapai  sebanyak 19 orang.

 "Tiga hari terakhir jumlah pasien positif COVID-19 dari semula hanya enam orang, kemudian naik cepat," kata Ketua Tim Gugus Tugas COVID-19 Jayawijaya Jhon Richard Banua di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Kamis

Ia merinci bahwa pada 18 Juli ada dua kasus yang dirawat, kemudian pada 19 Juli tiga kasus.

Selanjutnya, tiga hari terakhir, yakni pada 20 Juli naik enam kasus dan 21 Juli ada 12 kasus, ditambah tujuh kasus pada 22 Juli sehingga jumlahnya meningkat menjadi 19 kasus yang terjadi dalam waktu singkat.

Dijelaskannya bahwa rata-rata warga yang positif COVID-19 itu ditemukan saat dilakukan tes cepat terhadap penumpang pesawat yang datang dari Jayapura maupun Timika, setelah akses penerbangan penumpang dibuka.

Berdasarkan data terakhir tim Gugus Tugas hingga Rabu (22/7) 2020, sebanyak 25 dari 597 orang masih masuk dalam pemantauan.

Sedangkan delapan orang lainnya yang masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP) sudah selesai diawasi.

Tercatat 51 pasien positif COVID-19 dirawat di Jayawijaya sejak wabah itu masuk ke wilayah Pegunungan Tengah Papua. 32 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan 19 lainnya masih dalam perawatan, demikian Jhon Richard Banua.

Baca juga: Pasien corona melonjak, Jayawijaya bakal kembali tutup Bandara Wamena

Baca juga: Pemkab Jayawijaya perketat pemeriksaan di Bandara Wamena, cegah corona

Baca juga: Positif COVID-19 di Papua capai 2.652 orang, sebut satgas

Baca juga: Jayawijaya butuh pesawat untuk merujuk jika ada pasien corona
Pewarta : Marius Frisson Yewun
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020