Kakorlantas tutup Program Keselamatan 2020

Kakorlantas tutup Program Keselamatan 2020

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono menutup Program Keselamatan 2020 yang digelar secara simbolis di Kantor NTMC Polri, Jakarta, Rabu (12/8/2020) (ANTARA/ HO-HUMAS)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono resmi menutup Program Keselamatan 2020, dalam kegiatan penutupan yang digelar secara simbolis di Kantor NTMC Polri, Jakarta, Rabu.

"Program Keselamatan 2020 resmi saya tutup," ujar Irjen Istiono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Sebelumnya, Korlantas Polri telah melaksanakan Program Keselamatan 2020 selama pandemi COVID-19 yang dimulai sejak 15 April 2020.

Kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yang memerintahkan untuk menggelar kegiatan bantuan sosial kepada masyarakat.

Korlantas Polri tak hanya menggelar kegiatan bantuan sosial berupa bantuan uang tunai, tetapi juga melakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada para sopir angkutan umum, dan pelatihan penanganan pencegahan COVID-19.

Istiono mengatakan pada Program Keselamatan 2020 ini, pihaknya telah memberikan pelatihan terhadap 197.256 orang yang terdiri dari pengemudi bus, taksi, angkot, ojek konvensional, andong, becak, kernet, bajaj atau bemo, serta kendaraan rental di seluruh Indonesia.

"Program ini sudah tersalurkan 100 persen dan sangat bermanfaat bagi para penerima bansos, utamanya di bulan pertama di mana seluruh masyarakat berada di rumah untuk memutus mata rantai COVID-19," kata Istiono.

Baca juga: Korlantas: Program Keselamatan wujud solidaritas pada masa pandemi

Mantan Kapolda Bangka Belitung ini menuturkan bansos diberikan secara bertahap dengan menggunakan metode langsung kepada penerima melalui rekening bank selama beberapa bulan, sejak April hingga Juli 2020.

Selain itu, Polri juga memberikan pelatihan dengan metode e-learning dan pemutaran video training serta pertemuan terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Istiono pun memastikan penyaluran bansos dapat bermanfaat dan tepat sasaran. Bantuan tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat terutama mitra lalu lintas yang terdampak virus corona.

"Untuk itu, bantuan tersebut dipadukan dengan pelatihan penanganan pencegahan COVID-19 dan pelatihan tertib berlalu lintas," ucap dia.

Baca juga: Polri: Lebih dari 9 ribu orang mulai ikuti Program Keselamatan

Baca juga: Polres Gunung Kidul beri bantuan 607 kru angkutan umum

Baca juga: Korlantas pastikan 197 ribu sopir terima bantuan Keselamatan 2020
Pewarta : Fathur Rochman
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2020