PLN: Pulau Kalimantan siap terima kebutuhan listrik investor besar

PLN: Pulau Kalimantan siap terima kebutuhan listrik investor besar

Ilustrasi: Proyek PLTMG Bangkanai Tahap 2 sebesar 140 MW. Proyek yang dimiliki oleh PT PLN (Persero) Ini berlokasi di Desa Karendan, Barito Utara, Kalimantan Tengah. ANTARA/HO-PT PP/am.

Jakarta (ANTARA) - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan penyalaan listrik untuk lima perusahaan besar atau investor di Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kurang dari 24 jam.

Berdasarkan data yang dihimpun Antara di Jakarta, Kamis, lima perusahaan tersebut yakni PT Lamong Energi, PT Tapian Ngadengan, PT Kalimantan Kayu Industri, PT Kumai Usaha Marina, dan RSUD Sultan Immanudin, dengan total daya 5,8 Mega Volt Ampere (MVA) atau setara dengan 5.880.000 Volt Ampere (VA).

Baca juga: ESDM Kalbar proyeksikan kebutuhan listrik 3.006 MW pada tahun 2025

“Kami bersyukur hari ini kurang dari 24 jam kami bisa menuntaskan penyalaan listrik untuk lima perusahaan besar yang memiliki kontribusi terhadap perekonomian di Kotawaringin Barat, maka dari itu kami berkomitmen untuk segera memenuhi kebutuhan listrik pelanggan,” jelas General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UIW Kalselteng), Sudirman.

Baca juga: Penuhi kebutuhan listrik, PLN siapkan "new normal"

Sudirman menambahkan dengan sistem kelistrikan di Pulau Kalimantan yang semakin baik, terlebih dengan terhubungnya sistem kelistrikan di tiga provinsi besar, yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah, menjadikan PLN memliki cadangan daya lebih dari 400 MW di tiga provinsi tersebut.

“Dengan ketersediaan cadangan daya yang ada, kami sangat optimis bisa membuka selebar-lebarnya kesempatan kepada seluruh pelaku investasi untuk berinvestasi di berbagai macam sektor yang ada di Pulau Kalimantan. Kelistrikan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sudah siap menerima kebutuhan listrik investor,” katanya.

Baca juga: Sutarmidji : Kalimantan perlu segera bangun pembangkit listrik terpadu

 
Pewarta : Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020