Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Garut bertambah jadi 102 orang

Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Garut bertambah jadi 102 orang

Humas Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Garut Yeni Yunita. (ANTARA/HO-Diskominfo Garut)

Garut (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Garut menyebutkan jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat, bertambah menjadi 102 orang setelah adanya penambahan kasus baru sebanyak enam orang hingga Selasa (8/9) malam.

"Ya bertambah sekarang jadi 102 orang," kata Humas Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Garut Yeni Yunita di Garut, Rabu.

Baca juga: Seorang anak di Garut sembuh dari positif COVID-19

Ia menuturkan warga Garut yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu terdeteksi dari hasil penelusuran dan pemeriksaan kesehatan dengan melakukan tes usap secara acak serta yang pernah kontak fisik dengan pasien positif corona.

Dari total 102 positif COVID-19 itu, kata dia, sebanyak tiga orang meninggal dunia, 23 orang menjalani isolasi atau perawatan di rumah sakit, dan 76 orang sudah dinyatakan sembuh.

Baca juga: 3 hotel di Cipanas Garut dibuka kembali setelah sterilisasi COVID-19

"Konfirmasi positif 102 kasus, 23 kasus isolasi di rumah sakit, 76 kasus sembuh dan tiga kasus meninggal," katanya.

Ia menyebutkan kasus terbaru positif COVID-19 yakni dua laki-laki dan empat perempuan dari Kecamatan Cibatu, Banyuresmi, Cilawu, dan Kecamatan Cikajang.

Tim gugus tugas, kata dia, terus melakukan penelusuran dan pemeriksaan kesehatan terhadap orang yang pernah kontak fisik dengan pasien positif tersebut.

Baca juga: Garut perketat protokol kesehatan untuk bangun kepercayaan wisatawan

"Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melakukan skrining masif sebanyak 165 orang, dilakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel swab," katanya.

Ia mengungkapkan pandemi COVID-19 di Garut masih terjadi sehingga seluruh elemen masyarakat harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti pakai masker, rajin cuci tangan dan menjaga jarak.

"Masyarakat harus terus optimal berikhtiar agar tidak terinfeksi COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas sehari-hari," katanya.

Baca juga: Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Sukabumi bertambah 9 orang
 
Pewarta : Feri Purnama
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020