Wali Kota Jambi Syarif Fasha terkonfirmasi positif COVID-19

Wali Kota Jambi Syarif Fasha terkonfirmasi positif COVID-19

Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengumumkan kepada masyarakat melalui video bahwa dirinya terkonfirmasi positif COVID-19. Syarif Fasha menghimbua masyarakat secara disiplin terapkan protokol kesehatan COVID-19. (Antara/HO/Humas Kota Jambi)

Jambi (ANTARA) - Wali Kota Jambi Syarif Fasha terkonfirmasi positif COVID-19 dan telah diisolasi di salah satu rumah sakit di Jakarta.

Wali Kota Jambi secara langsung melalui video pada Minggu (13/9) mengumumkan kepada masyarakat bahwasanya ia terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil uji swab.

Pernyataan dalam video tersebut Syarif Fasha mengatakan saat ini sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta dan tadi malam (12/9) hasil swab COVID-19 terkonfirmasi positif.

Baca juga: Positif COVID-19 jadi 218.382, 155.010 sembuh

Dalam video tersebut dijelaskannya bahwa Ia termasuk dalam orang tanpa gejala (OTG). Secara klinis tidak mengalami batuk batuk, tidak sesak napas dan lain sebagainya. Kondisi fisik normal, begitu pula dengan suhu tubuh. Namun hasil uji swab dinyatakan positif COVID-19.

"Saya tidak melakukan isolasi mandiri, karena saya takut berisiko, dan saya minta isolasi dilakukan di salah satu rumah sakit," kata Syarif Fasha.

Syarif Fasha berpesan kepada seluruh masyarakat di Jambi untuk menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara disiplin. Jangan merasa kondisi tubuh dalam keadaan sehat namun tidak menerapkan protokol kesehatan COVID-19, namun sikap kehati-hatian dan waspada tinggi harus dilakukan agar terhindar dari COVID-19.

Syarif Fasha turut berpesan agar tidak terpaksa menjalankan protokol kesehatan COVID-19. Hal itu dikarenakan COVID-19 tidak memilih siapa pun, baik itu wali kota, pejabat, dokter maupun warga biasa. Jika tidak waspada dan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin, peluang terinfeksi COVID-19 cukup besar.

Baca juga: Penyidik KPK meninggal dunia setelah sempat positif COVID-19

"Semoga pesan ini menjadikan kita mawas dan menjadikan kita patuh dengan aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah," kata Syarif Fasha.

Selain itu, Syarif Fasha mengatakan bahwa Pemerintah menyusahakan dan menyengsarakan masyarakat, tetapi kebijakan yang dibuat pemerintah bertujuan untuk menjaga dan melindungi masyarakat.

Wali Kota Jambi terpapar COVID-19 diduga dari intensitas perjalanan dari Jambi-Jakarta dan sebaliknya yang cukup intens dilakukan oleh Syarif Fasha.

Baca juga: Bek Persik Andri Ibo positif COVID-19
Baca juga: Dua warga di Papua meninggal akibat terpapar COVID-19
Baca juga: Tambah 22 positif, 18 sembuh dari COVID-19 di Batam
Pewarta : Muhammad Hanapi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020