Wali Kota instruksikan yang pernah kontak dengan dirinya uji swab

Wali Kota instruksikan yang pernah kontak dengan dirinya uji swab

Wali Kota Jambi isntruksikan orang yang pernah kontak dengan dirinya dalam kurun waktu satu pekan terkahir untuk melakukan uji swab atau uji usap. (Antara/HO/Ist)

Jambi (ANTARA) - Wali Kota Jambi Syarif Fasha menginstruksikan kepada orang orang yang pernah kontak dengan dirinya dalam kurun waktu satu pekan terakhir untuk melakukan uji usap (swab).

"Kepada seluruh pejabat, non pejabat, ASN dan non ASN yang pernah kontak dengan saya dalam waktu satu pekan terakhir agar segera melakukan uji usap," kata Wali Kota Jambi melalui video pendek yang diunggah di media sosial pribadinya di Jakarta pada Rabu.

Syarif Fasha menginstruksikan orang yang pernah kontak dengan dirinya untuk melakukan uji usap sebagai upaya deteksi dini untuk mencegah penularan COVID-19. Mengingat saat ini Wali Kota Jambi Syarif Fasha tengah dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta karena terkonfirmasi positif COVID-19 pada Ahad (13/9).

Baca juga: Sejumlah pengendara tidak pakai masker dihukum 'push-up'

Baca juga: Wali Kota Jambi Syarif Fasha terkonfirmasi positif COVID-19


Syarif Fasha tidak menyarankan orang yang kontak dengan nya untuk melakukan rapid tes atau uji cepat karena menurut hasil uji cepat non reaktif tetapi hasil uji usap bisa saja positif.

Selain itu, Syarif Fasha menginstruksikan kepada jajaran Pemerintah Kota Jambi agar tidak melaksanakan rapat di ruang tertutup. Tetapi di sarankan untuk melaksanakan rapat di ruang terbuka jika harus melaksanakan rapat.

"Selama saya tidak aktif, apapun yang di instruksikan Wakil Wali Kota juga merupakan instruksi dari Wali Kota," kata Syarif Fasha.

Sementara itu, terkait dengan sistem pelaporan kinerja pemerintahan, Syarif Fasha menginstruksikan agar dilakukan melalui aplikasi sistem informasi pelayanan administrasi terpadu perkantoran (Sipadek). Terkait dengan pelaporan tidak lagi menggunakan kertas guna menghindari kontak secara langsung.

Syarif Fasha turut meminta Dinas Kesehatan Kota Jambi untuk melakukan tracking atau pelacakan terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan dirinya.*

Baca juga: Kota Jambi dapat insentif Rp13 miliar dari Kemendagri terkait COVID-19

Baca juga: Wajib terapkan protokol COVID-19, pernikahan sudah diizinkan di Jambi
Pewarta : Muhammad Hanapi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020