Bertambah 12 orang, positif COVID-19 di Bantul-DIY naik 627 kasus

Bertambah 12 orang, positif COVID-19 di Bantul-DIY naik 627 kasus

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Wahyu Joko Santosa. (FOTO ANTARA/Hery Sidik)

Bantul, DIY (ANTARA) - Pasien konfirmasi positif terinfeksi COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dalam 24 jam terakhir bertambah 12 orang, sehingga jumlah total kasus terpapar virus corona jenis baru penyebab COVID-19 itu per Sabtu (19/9) naik menjadi 627 orang.

"Informasi hari ini, di Bantul terdapat penambahan pasien positif  COVID-19 sebanyak 12 orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa dalam keterangan resmi di Bantul, Sabtu malam.

Sebanyak 12 pasien positif itu berasal dari Kecamatan Kasihan tiga orang, Kecamatan Imogiri satu orang, Kecamatan Bantul satu orang, Kecamatan Sedayu dua orang, Kecamatan Kretek satu orang, kemudian Kecamatan Piyungan satu orang, serta Kecamatan Banguntapan tiga orang.

Sedangkan kasus konfirmasi COVID-19 yang sembuh di Bantul dalam periode yang sama, kata Sri Wahyu yang juga Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bantul itu berjumlah enam orang.

Enam pasien sembuh tersebut berasal dari Kecamatan Sewon, Banguntapan, Sedayu, Kasihan dan Bantul serta Kecamatan Bambanglipuro masing-masing satu orang.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul juga menginformasikan adanya kasus positif yang meninggal dunia ada satu orang berasal dari Kecamatan Kasihan.

Dengan demikian, total kasus positif COVID-19 di Bantul secara akumulasi hingga Sabtu (19/9) berjumlah 627 orang, dengan dinyatakan sembuh sebanyak 510 orang, sementara kasus meninggal berjumlah 14 orang, sehingga pasien positif yang masih menjalani isolasi berjumlah 103 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharjo mengajak masyarakat memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan menerapkan pola hidup bersih sehat, seperti menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, selalu menggunakan masker saat ke luar rumah.

"PR (pekerjaan rumah) kita bersama, pegang selalu prinsip penanggulangan COVID-19 hanya dengan cara jangan menulari dan jangan ditulari, intinya 3 M protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak," katanya.

Baca juga: Dua pedagang positif COVID-19, Pasar Sungapan di Bantul-DIY ditutup

Baca juga: Seleksi warga, 200 pelaku perjalanan digelar di Bantul-DIY dites usap

Baca juga: Polres terus ingatkan masyarakat tidak berkerumun selama darurat COVID
Pewarta : Hery Sidik
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020