Menhub: Bandara El Tari Kupang jadi destinasi terintegrasi

Menhub: Bandara El Tari Kupang jadi destinasi terintegrasi

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya (dua kiri) didampingi Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat ketika melihat kegiatan pembangunan fasilitas Bandara Udara, El Tari Kupang, Minggu (20/9/2020). ANTARA/HO-Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT/pri.

Kupang (ANTARA) - Menteri Perhubungan Budi Karya menegaskan Bandara Udara, El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, akan menjadi destinasi yang terintegrasi dengan moda transportasi lainnya guna memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat.

Demikian dikatakan Menteri Perhubungan Budi Karya usai melakukan peninjauan ke Bandara Udara El Tari Kupang seperti yang disampaikan dalam keterangan tertulis Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT yang diperoleh ANTARA di Kupang, Senin.

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya didampingi Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat melihat secara langsung progres pembangunan fasilitas Bandara Udara El Tari Kupang, Minggu (20/9/2020).

Menteri Perhubungan Budi Karya datang ke Kupang bersama Direktur PT. Angkasa Pura I Bidang Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura, Devy Suradji.

Menurut Menteri Budi Karya, konsep pengembangan Bandara Internasinal El Tari Kupang menjadi salah satu destinasi yang terintegrasi.

"Kami pasti mendukung pengembangan bandara Internasional El Tari Kupang yang terintegrasi, tentunya hal ini sejalan dengan kebijakan bapak Presiden dan kami pasti melaporkan hal ini kepada Bapak Presiden," kata Budi Karya.

Direktur PT Angkasa Pura I Bidang Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura, Devy Suradji menjelaskan perkembangan Bandara Internasional El Tari Kupang saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat.

Hal itu menurut Devy Suradji terlihat pada perluasan terminal bandara udara yang sebelumnya seluas 7.642 m2 menjadi 16.064 m2 artinya terjadi perluasan terminal bandara 8.400 m2.

"Dalam mewujudkan pengembangan Bandara El Tari Kupang menjadi Destinasi yang terintegrasi, prinsipnya kami siap menindaklanjuti, karena antara Pak Menteri dan Pak Gubernur sudah sejalan tinggal antara kami (Pihak Angkasa Pura) berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi NTT untuk melaksanakan urusan teknis," Kata Devi.

Sementara itu Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan sektor pariwisata telah menjadi Lokomotif pembangunan daerah ini.

Ia mengatakan, NTT memiliki potensi yang luar bisa sehingga perlu dikerjakan secara serius dan benar guna meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat NTT.

"Bandara El Tari Kupang mesti menjadi destinasi yang terintegrasi untuk itu diperlukan sentuhan lokal bukan hanya tampilan bahkan ada keterlibatan UMKM Lokal didalam bandara," kata Viktor.

Baca juga: Bandara El Tari perpanjang jam operasi
Baca juga: Bandara El Tari selesaikan protokol kesehatan sambut normal baru

 
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020