Wamenag: Vandalisme pada Mushola Darussalam adalah kriminal

Wamenag: Vandalisme pada Mushola Darussalam adalah kriminal

(Kiri-kanan): Direktur Jenderal Pendidikan Islam M Ali Ramdhani, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi dan plt Sekjen Kementerian Agama Nizar Ali di Gedung Kemenag, Jakarta, Kamis (1/10/2020). (ANTARA/Anom Prihantoro)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi mengatakan insiden vandalisme di Mushola Darussalam, Tangerang, pada Selasa (29/9), merupakan tindakan kriminal.

"Vandalisme tersebut mencemarkan Islam. Saya nyatakan tindakan itu adalah kriminal dan patut disesalkan," kata Zainut di Kantor Kemenag, Jakarta, Kamis.

Wamenag mengatakan vandalisme itu seharusnya tidak terjadi apalagi berlangsung di rumah ibadah yang dihormati serta disucikan.

Baca juga: MUI: Vandalisme Mushola Darussalam tidak beradab

Baca juga: DPR kutuk aksi vandalisme di Mushola Darussalam


Ia mengapresiasi aparat keamanan yang dengan cepat menangkap pelaku vandalisme sehingga isu tidak berkembang liar.

"Kami apresiasi polisi yang dengan cepat menangkap pelaku," katanya.

Wamenag mendorong agar kasus dapat ditelusuri secara mendalam sehingga dapat diketahui motif tindakan vandalisme.

Dengan begitu, kata dia, masyarakat paham dengan kasus itu dan tidak ada dugaan yang menimbulkan isu liar.

Bagi masyarakat, kata Zainut, agar tetap tenang dengan insiden vandalisme itu dan menyerahkan proses kasus kepada yang berwenang.*

Baca juga: Pengamat: Konten vandalisme mushola agar tidak disalahgunakan
Pewarta : Anom Prihantoro
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020