Kantor Wali Kota Jakpus tak tutup meski ada yang positif COVID-19

Kantor Wali Kota Jakpus tak tutup meski ada yang positif COVID-19

Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Jakarta (ANTARA) - Kantor Wali Kota Jakarta Pusat tidak tutup meski ada salah satu petugas Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) terkonfirmasi positif COVID-19 karena pegawai itu telah menjalankan kerja dari rumah (work from home/WFH) sejak seminggu lalu.

"Tidak kita tutup (Kantor Wali Kota Jakarta Pusat-nya). Karena kebetulan dia itu sudah WFH dari minggu kemarin. Hari Jumat (25/9) dia WFH, hari Sabtu (26/9) dia tes dan hasilnya kemarin keluar terkonfirmasi positif," kata Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Kamis.

Bayu mengaku baru mendapatkan informasi tersebut dan saat ini karyawan tersebut bersama keluarganya sudah di RSD Wisma Atlet.

Oleh karena itu, Bayu memastikan tidak akan menutup kembali gedung yang berlokasi di Jalan Tanah Abang I, Gambir, Jakarta Pusat itu dan memastikan layanan beroperasi normal.

Proses pelacakan kasus pun dipastikan telah dilakukan oleh petugas medis dan difokuskan pada lingkungan keluarga yang melakukan kontak erat dengan PJLP itu.

"Pelacakannya kita lakukan pada kontak erat yaitu keluarganya. Jadi memang dia langsung lapor pimpinannya usai ikut tes COVID-19. Pimpinannya itu Ibu Isti nyuruh dia tunggu hasilnya. Lalu ternyata hasilnya keluar pada Rabu (30/9) itu positif. Saya segera minta Dokter Erizon untuk dianter ke Wisma Atlet," kata Bayu.

Sebelumnya, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat di Jalan Tanah Abang I, Gambir, Jakarta Pusat sempat ditutup selama tiga hari akibat temuan enam pegawainya yang positif COVID-19.

Penutupan kantor pemerintahan itu dilakukan pada hari Ahad (20/9) hingga Selasa (22/9) mengikuti ketentuan Pergub 88/2020 yang berisikan bahwa jika ditemukan kasus COVID-19 baik di gedung pemerintahan atau pun perkantoran, lokasi tersebut harus ditutup tiga hari lamanya untuk didisinfeksi.

Baca juga: 40 pegawai jalani swab dari hasil tracing di Kantor Wali Kota Jakpus
Baca juga: 51 petugas damkar sterilkan Kantor Wali Kota Jakpus cegah COVID-19


Pewarta : Livia Kristianti
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020