Disiplin 3M harus ditindaklanjuti evaluasi dan pemantauan, sebut PDIB

Disiplin 3M harus ditindaklanjuti evaluasi dan pemantauan, sebut PDIB

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu dr James Allan Rarung (dua dari kiri). (FOTO ANTARA/HO-dok)

Jakarta (ANTARA) - Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu (PDIB) mengatakan disiplin 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan harus ditindaklanjuti dengan evaluasi dan pemantauan sampai akhirnya 3M menjadi bagian dari budaya hidup sehat untuk mencegah penularan COVID-19.

"Untuk membuat masyarakat mengikuti gerakan nasional 3M dalam rangka memutus rantai penularan COVID-19, maka tidak cukup hanya dengan melakukan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) tentang bahayanya COVID-19, namun juga harus dilakukan tindak lanjut melalui 'monitoring' (pemantauan) dan evaluasi terus-menerus," kata Ketua Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu (PDIB) James Allan Rarung kepada ANTARA, di Jakarta, Selasa.

Dengan adanya evaluasi dan pemantauan, kata dia, maka gerakan 3M bukan hanya menjadi kebiasaan ataupun hal yang harus dipatuhi, namun akan menjadi budaya hidup sehat yang diterapkan oleh setiap individu dalam kelompok masyarakat.

Ia mengatakan pemantauan (monitoring) dapat dilakukan oleh sesama anggota masyarakat dalam suatu keluarga ataupun tempat kerja dan beraktivitas bersama.

Selain itum kata dia, saling mengingatkan antarwarga juga harus terus dilakukan.

"Jadi tanpa perlu lagi aturan dan imbauan, namun setiap individu akan selalu saling mengingatkan satu sama lain," katanya.

Begitu juga dalam berbagai pertemuan yang melibatkan beberapa atau banyak orang, maka para pemimpin ataupun tokoh masyarakat harus pantang menyerah untuk mengingatkan dan selalu mengajak melakukan gerakan 3M.

Menurut dia evaluasi tentang tingkat dan luasnya penerapan 3M di tengah masyarakat juga perlu terus-menerus dilakukan oleh pihak yang berkaitan dan yang berwenang.

Dengan begitu, katanya, akan selalu didapatkan solusi bilamana ada permasalahan ataupun kendala yang terjadi karena ada individu ataupun suatu kelompok masyarakat yang menolak melaksanakan gerakan 3M.

Ia mengatakan pendekatan secara kekeluargaan dan kebersamaan harus terus dilakukan pribadi lepas pribadi tanpa kenal lelah.

Kesadaran dan kepatuhan melaksanakan gerakan 3M harus terus-menerus dilakukan oleh semua kelompok dan tingkatan dalam masyarakat tanpa kenal lelah sehingga menjadi budaya hidup sehat sehari-hari, demikian James Allan Rarung.

#satgascovid19 #pakaimasker

Baca juga: PDIB: Presiden Jokowi agar deklarasikan perang semesta lawan COVID-19

Baca juga: PDIB: Jaga jarak harus dilakukan tegas cegah penularan COVID-19

Baca juga: PDIB: Pasien COVID-19 yang meninggal masih bisa menularkan penyakitnya

Baca juga: Pelonggaran PSBB berimbas pada "herd immunity", sebut PDIB

 
Pewarta : Martha Herlinawati S
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020