Satgas: Kesembuhan pasien COVID-19 terus meningkat

Satgas: Kesembuhan pasien COVID-19 terus meningkat

Dokumentasi - Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito memakai masker usai memberikan keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/7/2020). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/aa.

Jakarta (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyatakan kesembuhan pasien COVID-19 terus meningkat selama kurun waktu 5-11 Oktober 2020.

"Di pekan ini jumlah kesembuhan mengalami kenaikan 4,4 persen. Kami mengapresiasi provinsi yang terus meningkatkan angka kesembuhannya seperti 5 provinsi dengan kenaikan kesembuhan tertinggi di Indonesia," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual di gedung BNPB Jakarta, Selasa.

Baca juga: RSD Wisma Atlet catat 2.821 pasien sembuh

Baca juga: Satgas: Penanganan COVID-19 yang baik jadi kekuatan nasional

Baca juga: Satgas COVID-19 : Tidak ada orang yang kebal corona


Lima provinsi tersebut adalah Jawa Barat naik 2.055 orang, Sumatera Barat bertambah 466 orang, Kepulauan Riau naik 379 orang, Jawa Tengah naik 324 orang, dan Kalimantan Timur naik 190 orang.

Sementara persentase kesembuhan tertinggi secara nasional adalah Maluku Utara, yakni sebesar 89,23 persen, Gorontalo 88,63 persen, Kalimantan Utara 88,06 persen, Kalimantan Selatan  87,12 persen, dan Jawa Timur sebesar 86,18 persen.

"Dimohon kepada 10 provinsi ini agar terus mempertahankan dan meningkatkan angka kesembuhan dan kepada provinsi lainnya mari berlomba-lomba untuk mencapai angka kesembuhan yang tertinggi, sehingga dapat meningkatkan angka kesembuhan secara nasional," tambah Wiku.

Namun, ada juga provinsi yang mengalami kenaikan kematian tertinggi, yaitu DKI Jakarta naik 65 kasus, Jawa Tengah naik 7 kasus, Kepulauan Riau naik 4 kasus, Kalimantan Tengah naik 3 kasus, dan Sulawesi Tengah naik 2 kasus.

"Mohon kepada provinsi yang masuk dalam 5 besar kenaikan kematian tertinggi untuk betul-betul melaksanakan 'treatment' atau penanganan pasien COVID-19 dengan baik utamanya pada pasien dengan gejala sedang dan berat, serta pasien dengan komorbid," kata Wiku.

Wiku meminta agar provinsi-provinsi tersebut meningkatkan kualitas pelayanan COVID-19 di rumah sakit, perbanyak rumah sakit darurat jika diperlukan serta lakukan koordinasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan dan Satgas bila membutuhkan bantuan dalam penanganan COVID-19.

Baca juga: Zona Merah COVID-19 bertambah jadi 62 kabupaten/kota

Hingga Selasa (13/10) jumlah terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia mencapai 340.622 orang dengan penambahan sebanyak 3.906 kasus dengan jumlah kasus aktif 65.299. Terdapat 263.296 orang dinyatakan sembuh dan 12.027 orang meninggal dunia. Sedangkan jumlah pasien suspek mencapai 153.822 orang.

Kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta saat ini sudah mencapai 89.228, Jawa Timur dengan 47.595 kasus, Jawa Barat dengan 28.087 kasus, Jawa Tengah 27.106 kasus, dan Sulawesi Selatan 16.917 kasus.
Pewarta : Desca Lidya Natalia
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020