Ditlantas Polda Metro Jaya siapkan 2.999 personel kawal libur panjang

Ditlantas Polda Metro Jaya siapkan 2.999 personel kawal libur panjang

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo (kedua kiri) berikan pengarahan terkait Operasi Zebra Jaya 2020 di Mako Polda Metro Jaya, Selasa (27/10/2020). ANTARA/HO-Polda Metro Jaya.

Jakarta (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan 2.999 personel untuk mengamankan arus lalu lintas selama berlangsungnya libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Polda Metro Jaya untuk libur panjang ini ada 2.999 personel termasuk 749 Polantas yang akan kami tempatkan di 16 pos pengamanan di jalan tol, jalan arteri, dan tempat wisata," kata kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Mako Polda Metro Jaya, Selasa.

Baca juga: Ditlantas Polda Metro berikan edukasi tertib lalu lintas di sekolah

Sambodo mengatakan pihaknya memprediksi terjadinya kepadatan arus lalu lintas menuju Cikampek dan telah mempersiapkan sejumlah skenario antisipasi.

"Untuk mengantisipasi hal tersebut, skenario-skenario telah kita siapkan skenario contra flow dan one way apabila terjadi kepadatan," tambahnya.

Baca juga: Operasi Zebra Jaya 2020 fokuskan tekan angka pelanggaran lalu lintas

Lebih lanjut dia mengatakan skenario tersebut tidak hanya bisa digunakan saat terjadinya kepadatan, tapi juga di saat terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Sambodo juga mengatakan salah satu langkah persiapan Polda Metro Jaya jika terjadi kepadatan adalah memberlakukan buka tutup jalur di sejumlah titik.

"Maka jika terjadi kepadatan, bisa saja rest area di wilayah Polda Metro Jaya yaitu di rest area KM19, KM39 dan KM33 kita laksanakan buka tutup," tuturnya.

Baca juga: Polda Metro Jaya ringkus 12 pelajar sebar hasutan di media sosial

Tidak hanya soal lalu lintas, Ditlantas Polda Metro Jaya juga berkoordinasi dengan pihak pengelola rest area untuk menjaga protokol kesehatan dengan membatasi jumlah pengunjung rest area hingga 50 persen.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat untuk sebisa mungkin tetap di rumah mengingat pandemi COVID-19 yang belum berakhir.

Meski demikian apabila tetap ingin bepergian masyarakat diimbau tetap menjaga protokol kesehatan dan memastikan diri dan keluarga dalam kondisi sehat.

"Kalau pun masyarakat akan berpergian baik ke tempat wisata atau ke sanak keluarga, pastikan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dan pastikan keluarga yang berpergian itu sehat sehingga tidak menulari keluarga atau saudara," tambahnya.
Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020