Warga Babel positif COVID-19 bertambah 12 jadi 566 orang

Warga Babel positif COVID-19 bertambah 12 jadi 566 orang

Ilustrasi - Petugas medis menangani pasien terpapar COVID-19. ANTARA/Hery Sidik/am.

Pangkalpinang (ANTARA) - Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan warga positif virus corona bertambah 12 orang, sehingga jumlah kumulatif kasus terkonfirmasi virus berbahaya itu menjadi 566 orang.

"Berdasarkan data Selasa (27/9) malam, kasus COVID-19 bertambah 12 orang tersebar di lima kabupaten dan kota," kata Sekretaris Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Babel, Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan berdasarkan data terbaru, 12 orang terpapar COVID-19 terdapat di Kabupaten Bangka Tengah lima orang, Bangka dua orang, Bangka Barat dua orang, Belitung dua orang dan Kota Pangkalpinang satu orang, sehingga total kasus warga terkonfirmasi virus corona ini mencapai 566 orang.

Baca juga: Tambah 100 orang, kontak positif COVID-19 di Bangka Tengah naik 1.189

Sementara itu, pasien sembuh dari COVID-19 sebanyak 495 orang atau bertambah 13 pasien, pasien dalam isolasi/perawatan 64 orang atau berkurang 13 dan bertambah 12 orang serta meninggal dunia tujuh orang pasien.

"Dalam tiga bulan terakhir ini, kasus COVID-19 ini terus bertambah. Oleh karena itu, diminta masyarakat untuk lebih meningkatkan protokol kesehatan dan berperilaku hidup sehat dan bersih," ujarnya.

Menurut dia lonjakan orang yang terinfeksi atau terpapar COVID-19 terutama dalam tiga bulan terakhir terdapat pada klaster perkantoran, klaster perkebunan sawit, klaster keluarga, dan klaster fasilitas pelayanan kesehatan, serta klaster keluarga dan klaster perumahan.

"Ini perlu kita sikapi serius yakni dengan terus meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran serta kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara baik," katanya.

Baca juga: Babel bagikan 5.000 kemasan produk untuk IKM terdampak COVID-19

Ia menambahkan dalam upaya pengendalian serta menekan penularan dan penyebaran COVID-19 yang terus melonjak, Satgas mengeluarkan sejumlah kebijakan baik yang sifatnya taktis maupun strategis, antara lain meniadakan swaisolasi atau karantina mandiri bagi orang yang terkonfirmasi COVID-19 tanpa gejala (asimptomatik) dengan melakukan isolasi dan karantina terpadu di Wisma Karantina atau wisma Isolasi agar proses pemulihan dan kesembuhan bisa dilakukan dengan disiplin dan terukur.

Selain itu, Satgas bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang akan melakukan pemantauan terhadap pelaku perjalanan yang tiba atau masuk ke wilayah Babel sebagai upaya untuk memudahkan proses tracking demi memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19  daerah ini.

"Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak terutama kepada tim medis, tenaga kesehatan, dokter, perawat, Satgas Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19, personel TNI dan Polri, serta para relawan, yang sudah berjibaku, berjuang dengan tegar, serta merespon secara cepat dalam melakukan perawatan, penanganan, pemantauan, dan pengendalian COVID-19," katanya.

Baca juga: Ribuan santri di Bangka diwisuda dengan protokol kesehatan COVID-19
Baca juga: Ruang isolasi pasien COVID-19 di Wisma BKPSDM Babel penuh

 
Pewarta : Aprionis
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020