Kemendikbud: Pelajari profil anak berkebutuhan khusus saat pandemi

Kemendikbud: Pelajari profil anak berkebutuhan khusus saat pandemi

Widyaiswara Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak-Kanak dan Pendidikan Luar Biasa Kemendikbud Nita Harini. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI mengatakan dalam masa pandemi COVID-19 setiap pendidik dituntut betul-betul bisa melihat profil anak usia dini berkebutuhan khusus, termasuk kondisi lingkungan keluarganya.

"Setelah mengetahui profil anak dan kondisi keluarganya, baru kita bisa menentukan tujuan pembelajaran bagi mereka," kata Widyaiswara Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak-Kanak dan Pendidikan Luar Biasa Kemendikbud, Nita Harini saat diskusi daring dengan tema Strategi Penguatan Pembelajaran AUD Berkebutuhan Khusus di Masa Pandemi yang dipantau di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: CKB Grup latih guru untuk anak berkebutuhan khusus

Baca juga: Kemendikbud: Pembelajaran siswa berkebutuhan khusus berbeda


Dengan mengetahui profil serta kondisi anak dalam lingkungan keluarga, guru akan lebih mudah menentukan penilaian, strategi pembelajaran termasuk materi yang akan diberikan.

Hal itu penting. Sebab, selama delapan bulan lebih pandemi COVID-19 di Tanah Air, banyak guru kebingungan dengan penerapan pembelajaran jarak jauh.

"Pertanyaan-pertanyaan seperti ini banyak muncul, makanya mempelajari profil dan lingkungan anak itu penting terutama anak usia dini yang berkebutuhan khusus," kata dia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, katanya, telah menekankan pentingnya konsep merdeka belajar dimana anak-anak belajar sesuai dengan minat dan potensi anak itu sendiri.

Untuk mencapai keberhasilan belajar anak usia dini dan anak usia dini berkebutuhan khusus, terdapat beberapa faktor yang mesti dipetakan oleh guru-guru. "Hal itu mencakup minat, cara belajar anak hingga kondisi keluarga anak itu sendiri," ujarnya.

Baca juga: Masyarakat diajak tingkatkan peduli anak berkebutuhan khusus

Baca juga: Seorang anak berkebutuhan khusus tetap produktif saat pandemi COVID-19


Senada dengan Nita, Widyaprada Ahli Utama Kemendikbud Harris Iskandar mengatakan setiap orangtua perlu menyadari bahwa pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan bagian penting untuk kesiapan kehidupan anak berikutnya yang lebih baik.

"PAUD itu tidak hanya untuk pendidikan saja, tetapi juga untuk kualitas kehidupan yang lebih baik," kata dia.
Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020