DPR harapkan RSUP NTT jadi rumah sakit bertaraf internasional

DPR harapkan RSUP NTT jadi rumah sakit bertaraf internasional

Wakil Ketua Komisi IX DPR-RI, Melki Laka Lena (ANTARA/Benny Jahang)

Kupang (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena mengharapkan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) yang dibangun di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur menjadi rumah sakit bertaraf internasional karena juga melayani pasien dari negara tetangga, Timor Leste.

"Rumah sakit ini menjadi rumah sakit bertaraf internasional karena juga melayani pasien dari Timor Leste yang membutuhkan layanan kesehatan yang lebih memadai," kata dia pada peletakan batu pertama pembangunan RSUP di Kupang, Kamis.

Ia mengapresiasi kerja cepat Kementerian Kesehatan untuk membangun fasilitas kesehatan berupa RSUP di wilayah provinsi terselatan Indonesia ini untuk memberikan pelayanan kesehatan memadai bagi warga NTT.

Ia menyebut kerja keras jajaran Kemenkes sebagai luar biasa karena di tengah pandemi COVID-19 masih dapat membangun fasilitas kesehatan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di NTT dengan anggaran Rp350 miliar.

Ia berharap, RSUP yang dibangun di Kelurahan Manulai II, Kota Kupang itu dapat memberikan manfaat bagi pelayanan kesehatan bagi masyarakat NTT, khususnya.

"Keberadaan RSUP ini juga menjadi bukti bahwa NTT yang berbatasan dengan dua negara asing sudah memiliki fasilitas kesehatan yang bertaraf internasional," kata dia.

Melki juga berharap, Kementerian Kesehatan dapat memperbanyak tenaga dokter ahli maupun tenaga kesehatan untuk bertugas di RSUP NTT yang mulai beroperasi pada Juni 2022.
Wakil Ketua Komisi IX DPR-RI, Melki Laka Lena ikut melakukan peletakan batu pertama dimulainya pembangunan RSUP di NTT, Kamis (3/12/2020). (ANTARA/Benny Jahang)

Wakil Gubernur NTT Josef A Nae Soi berharap, Kementerian Kesehatan dapat menempatkan banyak dokter ahli untuk bertugas di RSUP NTT.

"Kami berharap dokter ahli yang ada di Jakarta untuk ditempatkan di Kupang, sehingga pelayanan di RSUP ini lebih maksimal. Kami juga berharap Kementerian kesehatan merekrut tenaga dokter asal NTT untuk ditempatkan di RSUP ini," ungkap dia di hadapan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Baca juga: Pemerintah pusat bangun rumah sakit senilai Rp350 miliar di NTT
Baca juga: Pemprov Babel bangun sistem informasi RSUP terintegrasi


 
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020