24 meninggal, bertambah 28, positif COVID-19 di NTT naik 1.326 kasus

24 meninggal, bertambah 28, positif COVID-19 di NTT naik 1.326 kasus

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi NTT, Dominikus Mere. (FOTO ANTARA/Bernadus Tokan)

Kupang (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan ada penambahan 28 kasus baru positif COVID-19, sehingga jumlah total kasus positif naik menjadi sebanyak 1.326 orang dengan jumlah korban meninggal 24 orang.

"Penambahan 28 kasus baru tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 282 spesimen pada Kamis, (3/12)," kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi NTT, Dominikus Mere, di Kupang, Jumat.

Kasus baru positif ini berasal dari lima kabupaten yakni Kota Kupang sembilan orang, Ende dua orang, Sabu Raijua dua orang, Sumba Barat Daya sembilan orang dan Kabupaten Manggarai Barat enam orang.

"Khusus di Kota Kupang, Sumba Barat Daya, Ende dan Manggarai Barat merupakan transmisi lokal, sedangkan Sabu Raijua merupakan pelaku perjalanan," katanya.

Dia menambahkan, saat ini jumlah kasus COVID-19 di provinsi berbasis kepulauan itu mencapai 1.326 orang, dengan angka sembuh 739 orang, meninggal dunia 24 orang.

Sementara 563 orang, kata Dominikus Mere, masih menjalani perawatan, baik di rumah sakit maupun karantina mandiri serta karantina terpusat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), David Mandala secara terpisah mengimbau masyarakat untuk displin dalam melaksanakan protokol kesehatan yakni mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan (3M), adalah kunci dalam menekan laju penyebaran COVID-19 di daerah ini.

Selain diikuti dengan kegiatan pemantauan dan penindakkan di lapangan, katanya. 

Baca juga: Kasus COVID-19 di NTT bertambah 24 orang menjadi 1.298

Baca juga: Kota Kupang masuk level sangat tinggi kasus COVID-19 di NTT


Baca juga: Kementerian Dalam Negeri evaluasi penanganan COVID-19 Manggarai Barat
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020