Pemprov Sumsel fasilitasi kebutuhan keluarga korban Sriwijaya Air

Pemprov Sumsel fasilitasi kebutuhan keluarga korban Sriwijaya Air

Kepala Bidang Penanggulangan dan Kebencanaan BPBD Sumsel Ansori mengunjungi rumah duka salah satu korban di Desa Sungai Pinang 2, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, Ahad (10/1/21). (ANTARA/HO/20)

Palembang (ANTARA) - Pemprov Sumsel memfasilitasi akomodasi dan transportasi keluarga korban penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1).

Gubernur Sumsel Herman Deru di Palembang, Senin, mengatakan dirinya sudah memerintahkan Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi bergerak cepat untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban, baik dalam bentuk akomodasi atau transportasi menuju Jakarta maupun untuk kepulangannya kembali ke Sumsel.

"Ini sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap warga yang sedang ditimpa musibah," kata Herman Deru.

Ia mewakili warga Sumsel menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJY-182 dengan rute penerbangan Jakarta-Pontianak tersebut.

Baca juga: Sriwijaya siapkan penginapan khusus keluarga korban pesawat jatuh

Baca juga: Korban pesawat Sriwijaya Air asal Pekanbaru masih pengantin baru


Apalagi terdapat lima orang yang menjadi korban merupakan warga Sumsel.

"Tentunya atas kejadian ini ikut sedih dan merasakan duka cita yang mendalam. Semoga yang meninggal diberikan tempat yang layak disisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Untuk keluarga korban tentu kami doakan agar diberikan ketabahan,” kata Herman Deru.

Kepala Bidang Penanggulangan dan Kebencanaan BPBD Sumsel Ansori mengatakan sesuai instruksi Gubernur, maka BPBD Sumsel menjamin semua kebutuhan keluarga korban yang hendak berangkat ke Jakarta hingga kembali ke rumahnya masing-masing baik di Ogan Ilir maupun keluarga korban yang ada di Kota Lubuk Linggau.

Pihaknya sudah mengunjungi rumah duka salah satu korban di Desa Sungai Pinang 2, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (10/1). Namun, keluarga korban sudah berangkat menuju Jakarta.

Tim dari BPBD Sumsel sempat bertemu dengan kerabat dan tetangga yang bersangkutan.

Kunjungan BPBD Sumsel juga dilakukan ke kediaman Yogatama di Kengan Lintas Lubuk Senalang Kota Lubuklinggau.

"Kunjungan kami ini selain mengucapkan belasungkawa juga bertujuan untuk mengetahui apa saja yang menjadi kebutuhan keluarga penumpang yang hendak berangkat ke Jakarta hingga kepulangannya nanti," kata Ansori.

Sejauh ini sudah ada laporan sebanyak lima orang penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 penerbangan Jakarta-Pontianak yang jatuh tersebut adalah warga Sumsel. Empat orang merupakan satu keluarga dari Kabupaten Ogan Ilir dan satu orang lagi dari Kota Lubuklinggau.*

Baca juga: Komisi V: Faktor keselamatan penerbangan nasional jadi sorotan dunia

Baca juga: Polariud Baharkam Polri evakuasi 14 bagian tubuh diduga korban SJ182
Pewarta : Dolly Rosana
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021