Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Banyumas diundur

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Banyumas diundur

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di wilayahnya diundur karena pasokan vaksin belum datang. (ANTARA/Sumarwoto)

Purwokerto (ANTARA) - Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap pertama bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diundur karena pasokan vaksin belum datang, kata Bupati Banyumas Achmad Husein.

"Belum datang vaksinnya, diundur," kata Bupati melalui layanan WhatsApp kepada wartawan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu.

Dia mengaku belum bisa memberikan informasi pasti mengenai kapan pasokan vaksin COVID-19 akan tiba dan vaksinasi bisa mulai dilaksanakan di Kabupaten Banyumas.

Bupati memperkirakan vaksinasi COVID-19 bisa dilaksanakan sekitar bulan Februai 2021 di Banyumas.

"Coba tanya langsung ke Pak Sadiyanto (Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas)," katanya.

Hingga Rabu pukul 10.50 WIB, Kepala Dinkes Kabupaten Banyumas Sadiyanto belum merespons panggilan telepon serta pertanyaan perihal pelaksanaan vaksinasi yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp.

Pemerintah Kabupaten Banyumas sebelumnya berencana melaksanakan vaksinasi COVID-19 gelombang pertama mulai 14 Januari 2021.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas Sadiyanto, vaksinasi tahap pertama akan menyasar 3.656 tenaga kesehatan atau lebih kurang sepertiga dari total tenaga kesehatan di Banyumas yang jumlahnya 10.039 orang.

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19, menurut dia, akan melibatkan 59 fasilitas pelayanan kesehatan yang terdiri atas 40 puskesmas, 16 rumah sakit, dan tiga klinik swasta di Banyumas.

Baca juga:
Penyebaran COVID-19 di Banyumas akibat transmisi lokal tak terkendali
Banyumas tutup kembali objek wisata untuk tekan penularan COVID-19
Pewarta : Sumarwoto
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2021