Polda Sulteng kirim lagi 52 personel Sabhara bantu korban gempa Majene

Polda Sulteng kirim lagi 52 personel Sabhara bantu korban gempa Majene

Personel Brimob Polda Sulteng saat mempersiapkan peralatan yang akan dibawa membantu korban bencana alam di Provisi Sulawesi Barat, di Palu, Jumat (15/1/2021).(ANTARA/HO-Humas Polda Sulteng).

Palu, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengirim lagi 52 personel dari Samapta Bhayangkara (Sabhara) untuk membantu korban bencana alam gempa bumi Majene, Mamuju, Sulawesi Barat.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol. Didik Supranoto, di Palu, Jumat, mengatakan 52 personel yang kembali dikirim dari Polda Sulteng ini juga khusus untuk membantu korban bencana gempa bumi di Majene, Mamuju Sulawesi Barat.

Baca juga: BNPB: 34 orang meninggal akibat gempa Sulbar

"Yang kembali berangkat 52 personel dipimpin Ipda Paliling Danki 1 Dit Samapta Polda Sulteng, jam enam sebentar baru berangkat dari Palu," katanya.

Ia menegaskan, pengiriman pasukan Sahbara Polda Sulteng ini bentuk kepedulian Polri, khususnya Polda Sulteng kepada korban bencana gempa bumi Majene, Mamuju, Sulawesi Barat.

Ia mengatakan puluhan personel Sahbara yang dikirim ini juga akan membawa peralatan seperti mobil SAR, tenda pleton, pilbet dan mesin genset.

Ia mengungkapkan sebelumnya, Polda Sulteng telah mengirim 48 orang personel Brimob, terdiri dari tim SAR, tim lapangan dan tim dapur.

"Dalam rangka misi kemanusiaan pertolongan bencana alam gempa bumi di wilayah setempat, dan mereka akan bekerja dengan ikhlas, penuh semangat tanggung jawab, dengan menjaga kekompakan dan keselamatan," katanya.

Ia mengatakan personel dan peralatan yang dikirimnya sepenuhnya akan membantu masyarakat di Sulawesi Barat yang menjadi korban bencana gempa bumi.

Terpisah, Triyanto, salah satu warga Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengaku masih trauma atas bencana tersebut.

"Alhamdulillah selamat semua keluarga, sekarang masih di tempat pengungsian. Parah rusaknya dan banyak korban jiwa," katanya melalui pesan WhatsAppnya yang dihubungi wartawan media ini dari Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Diberitakan sebelumnya telah terjadi gempa dengan magnitudo 6,2 di wilayah Kabupaten Majene, Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, pada Jumat (15/1) dini hari, menimbulkan korban jiwa dan kerusakan fasilitas umum, bangunan pemerintah maupun milik warga.

Baca juga: Kepala BNPB-Mensos ke Mamuju kunjungi lokasi gempa Sulawesi Barat
Baca juga: Muhammadiyah terjunkan tim penanggulangan bencana ke Majene
Pewarta : Rangga Musabar/Sulapto Sali
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021