BPBD Mamuju siap bantu evakuasi warga ke Makassar

BPBD Mamuju siap bantu evakuasi warga ke Makassar

Sejumlah warga mengungsi di dataran tinggi di Mamuju Sulawesi Barat, Kamis (15/1/2021). Untuk menghindari terjadinya gempa bumi susulan sebagian warga mencari tempat pengungsian tinggi dan aman. ANTARA FOTO/ Akbar Tado/foc.

Makassar (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju, Sulbar siap membantu dan memfasilitasi warga yang perlu dievakuasi ke Makassar untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kepala Pelaksana BPBD Mamuju Muhammad Ali Rachman dikonfirmasi dari Makassar, Sulsel, Sabtu, mengatakan pihaknya berterima kasih ke Gubernur Sulsel yang siap menampung para pengungsi gempa Sulbar.

"Untuk saat ini kami fokus dulu menyediakan tempat pengungsian sehingga belum sempat mendata berapa total pengungsi yang perlu dievakuasi," katanya.

Baca juga: BPBD Mamuju pusatkan titik pengungsian di dua lokasi

Ia menjelaskan, kondisi akses Mamuju yang terputus memang membuat proses evakuasi lebih sulit.

Namun jika proses evakuasi dilakukan lewat udara maka akan lebih muda dilakukan.

"Tapi kami belum ada data berapa yang perlu dievakuasi ke Makassar, namun kami bersyukur Gubernur Sulsel bersedia menampung para pengungsi," ujarnya.

Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah, mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel siap membantu masyarakat Sulawesi Barat yang terkena dampak gempa untuk ditampung di Kota Makassar.

Nurdin Abdullah mengatakan bantuan dari Dirut Garuda, armada yang bisa digunakan untuk semua tim medis untuk ke lokasi tersebut. Begitu juga kalau ada yang harus kita evakuasi ke Makassar, Pemprov Sulsel juga sudah menawarkan.

"Kalau ada yang harus kita evakuasi ke Makassar, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sudah menyiapkan tempat, baik untuk penampungan maupun untuk perawatan," ujarnya.

Baca juga: Sulsel siapkan rumah sakit penyangga untuk korban gempa Sulbar
Baca juga: Lantamal VI kembali kirim KAL angkut bantuan logistik ke Sulbar
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021