LLDIKTI-X minta PTS terapkan pendidikan karakter bagi mahasiswa

LLDIKTI-X minta PTS terapkan pendidikan karakter bagi mahasiswa

Kepala LLDIKTI Wilayah X Prof Herri (ANTARA/HO)

Padang (ANTARA) - Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X Prof Herri meminta perguruan tinggi swasta (PTS) agar tetap menerapkan pendidikan karakter bagi mahasiswa.

"Perguruan tingi perlu mengembangkan pendidikan karakter terhadap mahasiswa, terutama yang menyangkut dengan tema pendidikan antikorupsi, taat pajak, anti kekerasan, empat pilar kebangsaan, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan undang-undang dasar," ujar dia di Padang, Selasa.

"Intinya adalah, bagaimana anak didik tumbuh menjadi orang yang berkarakter, baik, jujur serta mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya," ucapnya.

Menurut dia melalui pembelajaran itu juga dapat mengajarkan mahasiswa untuk menghargai dan menghormati keberagaman.

Baca juga: Membangun karakter Pancasila di perguruan tinggi

Baca juga: Praktisi: Memupuk cinta negara tidak harus dengan pendidikan militer


"Dari perguruan tinggi kita semua mengharapkan lahir anak bangsa yang cerdas, berkarakter baik sehingga menjadi harapan bangsa ke depannya," ujarnya.

Ia mengharapkan para mahasiswa tersebut nantinya mampu berkontribusi untuk mewujudkan pembangunan yang lebih baik ke depannya.

"Kita tidak menginginkan anak didik kita nantinya menjadi manusia yang hanya menikmati hasil pembangunan tanpa turut andil terhadap pembangunan bangsa ini," kata dia.

Selain itu, menurut dia bagi mahasiswa pendidikan karakter itu sangat penting karena bertujuan untuk memperkuat akhlak dan sifat terpuji bagi mahasiswa.

Ia juga menambahkan kepandaian di perguruan tinggi saja belum cukup tanpa bekal moral dan karakter yang kuat. Agar saat mahasiswa terjun ke masyarakat nanti tidak terjadi penyalahgunaan ilmu yang di pelajari selama kuliah. 

Baca juga: LLDIKTI X akan terapkan Kampus Nagari permudah perkuliahan daring

Baca juga: LL Dikti Wilayah X sebut kuota beasiswa Bidikmisi di PTS meningkat
Pewarta : Laila Syafarud
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021