Sebanyak 94 nakes USK divaksinasi cegah COVID-19

Sebanyak 94 nakes USK divaksinasi cegah COVID-19

Suntikan vaksin untuk tenaga kesehatan di lingkungan USK.

Banda Aceh (ANTARA) - Sebanyak 94 orang tenaga kesehatan di lingkungan Universitas Syiah Kuala divaksinasi tahap kedua dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19.

Koordinator Vaksinasi Rumah Sakit Pendidikan USK Khadijah di Darussalam, Selasa, mengatakan kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan tersebut merupakan yang ke dua di mana sebelumnya telah dilaksanakan pada 16 Februari 2021.

“Secara keseluruhan ada 99 tenaga kesehatan USK yang semestinya mendapatkan vaksin hari ini, namun lima orang di antaranya batal diberi vaksin,” katanya.

Ada pun lima orang yang batal divaksin tersebut 2 orang hamil, 1 orang autoimun dan 2 orang ditunda karena harus menunggu konfirmasi kesehatan dari dokter spesialis.

Baca juga: Universitas Syiah Kuala Banda Aceh mulai terapkan kuliah tatap muka

Baca juga: Rektor, Wakil Rektor, Dekan USK Banda Aceh positif terinfeksi COVID-19

“Jadi pada tahap pertama, USK sudah melakukan vaksinasi sebanyak 94,4 persen tenaga kesehatannya. Sementara lainnya, masih harus ditunda karena beberapa alasan,” katanya.

Ia mengatakan untuk mendukung vaksinasi, USK telah menyiapkan vaksinasi sebaik mungkin seperti memberikan pelatihan kepada 10 orang petugas yang akan melakukan vaksinasi yang terdiri dari dua orang bidan, 6 orang perawat, dan 2 dokter umum.

Sementara sistem pelaksanaan vaksinasi dilakukan dalam empat tahap, masing-masing peserta yang akan divaksinasi harus melakukan registrasi. Petugas yang terdiri dari dokter umum dan spesialis akan melakukan skrining kondisi kesehatan peserta. 

Setelah lolos pada tahap tersebut, barulah dilakukan vaksinasi oleh petugas yang terdiri dari 2 perawat dan 1 bidan.

Ia menambahkan setelah vaksinasi selesai maka tahap selanjutnya di meja 4 petugas akan melakukan observasi selama 30 menit. Dalam tahap tersebut petugas akan melakukan pemantauan apakah ada alergi atau gejala lainnya setelah dilakukan vaksinasi.

“Jika tidak ada gejala KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi) berat, maka mereka akan divaksinasi ke tahap selanjutnya pada tanggal 2 Maret hari ini,” katanya.

Direktur Rumah Sakit Pendidikan USK dr. Iflan Nauval mengatakan kegiatan vaksinasi ini merupakan bentuk komitmen USK untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 dari pemerintah.

Menurut dia, kegiatan tersebut sangat penting karena merupakan upaya untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19.*

Pewarta : M Ifdhal
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021