Riza: Dinkes tengah rumuskan uji coba pelaksanaan sekolah tatap muka

Riza: Dinkes tengah rumuskan uji coba pelaksanaan sekolah tatap muka

Sejumlah tenaga pendidikan mengantre mendaftar vaksinasi COVID-19 di SMA Negeri 70 Jakarta, Jakarta, Rabu (24/2/2021). Pemerintah memulai tahap vaksinasi untuk guru, tenaga kependidikan, dan dosen dengan target sebanyak 5.057.582 orang se-Indonesia. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc

Jakarta (ANTARA) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan Dinas Kesehatan saat ini tengah merumuskan dan mengkaji pelaksanaan sekolah tatap muka di ibu kota mulai dari tingkat SD hingga SMA.

"Ini sedang dipelajari, dicermati, dipersiapkan sekolah mana, dari SD sampai SMA mana yang dimungkinkan dalam jumlah terbatas dan tertentu. Sebagai upaya yang kita coba dulu sebelum memulai tatap muka secara menyeluruh," kata Riza di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Keluarga berperan penting bantu vaksinasi lansia

Riza menyebutkan saat ini ada harapan dari masyarakat agar sekolah tatap muka segera dilaksanakan, terlebih para siswa sudah menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) sudah hampir satu tahun.

"Tentu ada harapan masyarakat, anak-anak kita yang sudah setahun lebih di rumah ingin sekolah, berinteraksi karena belajar di sekolah tentu jauh lebih baik daripada belajar di rumah tentunya," tuturnya.

Akan tetapi, kata dia, karena pandemi semua harus bisa menyesuaikan situasi, keadaan dengan Pandemi COVID-19 yang masih mewabah di Indonesia saat ini.

Baca juga: Pendidik Kesehatan Masyarakat susun bantuan vaksinasi COVID-19

"Namun demikian dari dinas pendidikan sedang merumuskan satu piloting (uji coba), satu pola sebagian sekolah nanti akan kita coba untuk tatap muka. Itu sedang kita rumuskan bersama dan sedang kita pelajari lebih dalam lagi agar nantinya tatap muka bisa berlangsung dengan baik," kata dia.

Diketahui, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim telah menargetkan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka mulai Juli 2021 di seluruh sekolah.

Baca juga: Banyak guru tolak divaksin, FSGI minta sosialisasi lebih masif

Salah satu upaya yang dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) guna menyukseskan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka (offline) adalah dengan menggelar vaksinasi COVID-19 terhadap pendidik dan tenaga pendidik.

"Target kami hingga akhir Juni, vaksinasi COVID-19 bagi lima juta pendidik dan tenaga pendidik selesai, sehingga pada tahun ajaran baru 2021/2022 atau pada minggu kedua dan ketiga Juli pembelajaran dapat dilakukan secara tatap muka," ucap Nadiem.
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021