Polisi pastikan penemuan potongan kaki bukan korban mutilasi

Polisi pastikan penemuan potongan kaki bukan korban mutilasi

Kepala Polsek Setiabudi Ajun Komisaris Besar Polisi Yogen Heroes Baruno ketika memberikan keterangan kepada awak media terkait penemuan potongan bagian kaki di lapak pedagang Jalan Pedurenan Masjid III, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (22/3/2021). ANTARA/Dewa Wiguna/am.

Jakarta (ANTARA) - Polsek Metro Setiabudi memastikan potongan tubuh berupa kaki manusia yang jatuh menimpa lapak pedagang di Jalan Pedurenan Masjid III, Karet Kuningan, Jakarta Selatan bukan korban mutilasi.

"Bukan (mutilasi), jadi karena dia terbentur di ujung lantai enam, karena saking kerasnya, terpental keluar," kata Kepala Polsek Setiabudi Ajun Komisaris Besar Polisi Yogen Heroes Baruno di Jakarta, Senin.

Baca juga: Pedagang temukan potongan kaki manusia jatuh menimpa lapak

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menyelidiki peristiwa tersebut, termasuk memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian.

Saat ini, lanjut dia, korban yang berjenis kelamin laki-laki itu sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani otopsi.

Dari hasil penyelidikan sementara berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, lanjut dia, korban yang berinisial A itu diketahui mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 23 Apartemen Ambassador, Jakarta Selatan.

Baca juga: Polisi usut kakek tewas tersangkut di pagar Stasiun Lenteng Agung

"Bagian tubuh lainnya jatuh di dalam parkiran," ucapnya.

Meski demikian, polisi tetap melakukan penyelidikan termasuk memintai keterangan pihak keluarga.

Sekitar pukul, 16.30 WIB, polisi kemudian melepas garis polisi di Jalan Pedurenan Masjid III Karet Kuningan.

Baca juga: Polisi tunggu hasil visum penemuan jenazah pria di Tanjungpinang Kepri

Sebelumnya, sekitar pukul 12.00 WIB, para pedagang makanan di Jalan Pedurenan Masjid III, Karet Kuningan, Jakarta Selatan, dikagetkan dengan penemuan potongan bagian kaki kiri yang menimpa lapak pedagang nasi goreng.

Akibatnya, aktivitas para pedagang sempat dihentikan sementara karena polisi melakukan olah tempat kejadian.
Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021