Kota Malang dapat tambahan 29 ribu dosis vaksin COVID-19

Kota Malang dapat tambahan 29 ribu dosis vaksin COVID-19

Dokumentasi - Petugas medis menunjukkan vaksin COVID-19 Sinovac sebelum disuntikkan pada tenaga kesehatan di Klinik Universitas Brawijaya, Jawa Timur, Selasa (2/2/2021). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto).

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kota Malang menyatakan akan mendapatkan tambahan 29 ribu dosis vaksin COVID-19, yang dipergunakan untuk vaksinasi kepada orang-orang lanjut usia di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan dengan adanya tambahan vaksin Sinovac tersebut, maka diharapkan proses percepatan vaksinasi di Kota Malang bisa terus dilakukan, guna menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus Corona.

"Berdasarkan informasi, kita dapat 2.900 botol. Satu botol untuk sepuluh dosis, jadi nanti ada 29 ribu dosis," kata Husnul, di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa.

Husnul menjelaskan dari total 29 ribu dosis vaksin tersebut, nantinya akan dipergunakan kepada 18.500 sasaran penerima vaksin COVID-19, di Kota Malang. Sebanyak 18.500 sasaran tersebut, nantinya akan mendapatkan dua kali suntikan vaksin Sinovac.

Baca juga: Panglima TNI pimpin Serbuan Vaksin Covid-19 prajurit di Malang Raya

Baca juga: Dinkes Kota Malang catat 7.539 nakes terima dosis kedua vaksin Sinovac


Saat ini, prioritas vaksinasi di Kota Malang akan ditujukan kepada para lansia. Rencananya, pelaksanaan vaksinasi untuk lansia di Kota Malang, akan dilakukan pada 1 April 2021.

"Untuk saat ini vaksin yang diterima masih Sinovac. Dari 29 ribu itu, akan dipergunakan untuk dua dosis, sehingga akan diberikan kepada 18.500 sasaran penerima vaksin," kata Husnul.

Di Kota Malang terdapat sekitar 75 ribu lansia yang akan menjadi prioritas penerima vaksin Sinovac. Dengan vaksin sebanyak 18.500 vial tersebut, maka vaksinasi untuk lansia di Kota Malang akan dilakukan secara bertahap.

"Lansia kita itu ada 75 ribu orang, jadi akan dilakukan bertahap. Setelah 18.500 orang, nanti menunggu datang kembali, dan kita lanjutkan vaksinasi," kata Husnul.

Untuk sasaran prioritas selanjutnya, Dinas Kesehatan Kota Malang akan melakukan pendataan kepada para pedagang pasar, pekerja sektor perhotelan, atlet, termasuk beberapa layanan publik yang belum mendapatkan vaksinasi COVID-19.

"Saat ini pedagang belum, lansia terlebih dahulu. Jika nanti vaksin datang lagi, kita akan bagi lagi," kata Husnul.

Hingga saat ini, di Kota Malang, tercatat 6.159 kasus konfirmasi positif COVID-19. Dari total tersebut, sebanyak 5.571 orang dilaporkan telah sembuh, 562 orang dinyatakan meninggal dunia, dan sisanya berada dalam perawatan.*

Baca juga: 8.150 tenaga kesehatan di Kota Malang telah jalani vaksinasi COVID-19

Baca juga: Sebanyak 11 tokoh di Kota Malang jalani vaksinasi COVID-19

Pewarta : Vicki Febrianto
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021